Logo Sulselsatu

Laporan Diserahkan Mendadak, Pansus LKPJ DPRD Makassar Jadwalkan Ulang Pembahasan

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 04 Mei 2026 15:45

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan LKPJ Wali Kota Makassar Tahun Anggaran 2025, usai sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) menyerahkan dokumen capaian program dan serapan anggaran menjelang rapat berlangsung.

Adapun OPD yang hadir dalam pembahasan tersebut di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Ketua Pansus LKPJ DPRD Makassar, Basdir, menjelaskan penundaan dilakukan agar anggota pansus memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari dan mendalami laporan yang disampaikan masing-masing OPD.

Menurutnya, dokumen seharusnya sudah diserahkan minimal satu atau dua hari sebelum rapat, sehingga anggota dewan bisa melakukan kajian lebih awal terhadap materi yang akan dibahas.

“Seharusnya satu atau dua hari sebelumnya itu sudah memasukkan laporannya masing-masing, supaya teman-teman DPRD ada kesempatan untuk mendalami,” ujar Basdir usai rapat.

Ia mengatakan, kondisi di lapangan membuat anggota pansus kesulitan melakukan pendalaman lantaran laporan baru diserahkan sesaat sebelum rapat dimulai.

“Seperti tadi misalnya, apa yang kita mau dalami? Datang, baru kasih masuk. Sehingga kami berinisiatif, kita tunda,” katanya.

Meski demikian, Pansus tetap memberikan kesempatan kepada OPD untuk memaparkan poin-poin utama dari laporan kinerja masing-masing. Namun pembahasan detail akan dilakukan setelah seluruh anggota pansus mempelajari dokumen secara menyeluruh.

“Kita tetap kasih kesempatan untuk membacakan poin-poin utamanya, tetapi kami minta waktu untuk melakukan pendalaman. Jadi kami di Pansus LKPJ akan mempelajari baik-baik laporan itu, setelah itu beberapa hari ke depan kita akan panggil lagi,” jelasnya.

Basdir mengakui, secara umum laporan yang dipresentasikan menunjukkan capaian yang cukup tinggi, bahkan beberapa OPD mengklaim realisasi mencapai 80 hingga 100 persen.

“Kalau kita dengar tadi presentasenya lumayan tinggi, antara 80 sampai 100 persen, bahkan ada yang lebih. Tapi kan kita belum tahu secara detail karena belum baca baik-baik,” tambahnya.

Saat ditanya OPD mana saja yang hadir, Basdir menyebut beberapa dinas strategis turut mengikuti rapat, termasuk Dinas Pariwisata yang dihadiri langsung oleh kepala dinasnya.

“Tadi ada Pariwisata, Perdagangan, Koperasi, ada Bapenda. Kalau laporan sih bagus, tapi kita harus baca dulu baik-baik,” tutupnya.

Pansus LKPJ DPRD Makassar memastikan pembahasan akan kembali dijadwalkan setelah seluruh agenda OPD lainnya rampung dan hasil pendalaman anggota dewan selesai dilakukan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...