Logo Sulselsatu

Warga Bontoa Tak Yakin Janji Atasi Krisis Bersih dengan 100 Hari

Asrul
Asrul

Senin, 05 Oktober 2020 18:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAROS – Warga kecamatan Bontoa, Maros, menyebut solusi penuntasan krisis air bersih tidak bisa dilakukan hanya dengan jangka waktu singkat, apalagi dengan seratus hari, seperti yang dijanjikan oleh salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros kepada sejumlah warga Kecamatan Bontoa.

Salah seorang aktivis pemuda sekaligus warga Bontoa, Abrar Rahman mengatakan, penuntasan krisis air bersih mesti dilakukan dengan sebuah program yang jitu dan berkesinambungan, bukan dengan sebuah janji kampanye yang terkesan muluk-muluk.

“Jika ada yang bilang masalah ini bisa selesai dalam waktu singkat itu jelas tidak mungkin. Masalah ini butuh solusi jitu pemerintah kedepan dan dikerjakan secara berkesinambungan jadi tidak instan seperti itu,” kata Abrar, Senin (5/10/2020).

Baca Juga : Diusung 16 Parpol, Duet Chaidir Syam-Suhartina Bohari Resmi Daftar di KPU

Mantan ketua Himpunan Pemuda Mahasiswa Indonesia (HIPMI) Maros Raya itu menambahkan, jika persoalan krisis air bersih bukanlah isu satu kecamatan yang hanya ada di Bontoa saja, tapi juga menjadi masalah di sebahagian besar wilayah di Maros saat musim kemarau tiba.

“Masalah inikan global dan tidak terjadi di Bontoa saja, tapi di semua wilayah pesisir dan bahkan juga di kota Maros. Kalau hanya membuat komitmen di salah satu kecamatan saja, artinya itu setengah hati. Kita mau masalah ini bisa tuntas di semua wilayah di Maros,” lanjutnya.

Abrar menilai, program kandidat yang ditawarkan haruslah rasional, berkelanjutan dan juga terukur. Pembentukan tim tertentu dalam waktu singkat, bukanlah sebuah program jitu yang bisa menuntaskan akar masalah.

Baca Juga : Ajak Warga Memilih, Chaidir Syam Terus Blusukan ke Pedesaan

Baginya, program revitalisasi bendungan, irigasi serta pembuatan waduk untuk menampung air hujan serta pengadaan penyulingan air payau ke air tawar, merupakan program yang pas untuk mengatasi krisis itu secara permanen.

“Program itu jelas harus logis juga karena memang solusinya ini jangka panjang dan permanen. Kalau hanya waktu singkat, saya yakin itu tidak akan bisa. Harus ada revitalisasi bendungan dan irigasi serta pembuatan waduk juga penyulingan. Program ini tidak bisa jalan dalam kurun waktu singkat pastinya,” sebutnya.

Saat ini kata dia, pemerintah daerah memang belum mampu menuntaskan program yang menjadi solusi tuntas bagi problem tahunan itu. Kedepan ia berharap ada pemimpin yang bisa memberikan program yang komprehensif agar masalah itu bisa tuntas.

Baca Juga : DPP Pa’Mai Dukung Chaidir Syam di Pilkada Maros

“Yah kita harus lihat program kandidat yang ditawarkan, apakah itu rasional atau tidak. Karena masalah ini bukan hal sepele yang bisa selesai dalam sekejap mata. Saya harap masyarakat juga tidak tergiur dengan janji manis yang sifatnya instan,” pungkasnya.

Penulis: Indra Sadli Pratama

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...
Metropolitan23 September 2026 14:05
Munafri Serukan Zero Bullying di Sekolah, Guru dan Orang Tua Diminta Aktif Sejak Dini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan Zero Bullying atau tida...