SULSELSATU.com, TORAJA UTARA – Sebanyak delapan ruas jalan di Kota Rantepao Toraja Utara sementara ditata dan dilengkapi dengan pedestrian.
Gubernur Sulsel M Nurdin Abdullah memberi bantuan daerah bawahan sebesar 50 miliar rupiah lebih untuk membiayai program yang menjadikan Rantepao sebagai kota bebas debu.
Nurdin Abdullah meminta kepada Kepala Dinas PU Toraja Utara Paulus Tandung, memakai tegel batu alam dalam proyek pedestrian di kota destinasi wisata Rantepao.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK
“Menggunakan tegel batu alam,” jelas Paulus Tandung, Kepala Dinas PU Toraja Utara.
Sebagian besar pedestrian sepanjang 6.784 meter di Rantepao ini dibangun di atas saluran got yang dibuat menggunakan 3.000 buah U ditch buatan Wika.
“Nanti gotnya ditutup baru dipasang tegel batu alam,” urai Paulus.
Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo
Menurut Nurdin Abdullah, proyek pedestrian di kota-kota destinasi wisata untuk memberi kenyamanan masyarakat Toraja Utara dan turis.
Proyek ini katanya akan rampung Desember 2020.
Berikut rinciannya:
Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo
Ruas Jl Ratulangi-Monginsidi (1.448 meter)
Ruas Jl Merdeka (164 meter)
Ruas Jl Mangandil (200 meter)
Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI
Ruas Jl Landorundun (260 meter)
Ruas Jl Niaga (171 meter)
Ruas Jl Andi Mappanyukki (576 meter)
Baca Juga : Wagub Sulsel Dukung Teknologi Beras untuk Jaga Stabilitas Pangan
Ruas Jl Provinsi Bantaran Sungai 573 meter)
Total : 6.784 Meter
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar