Logo Sulselsatu

Legislator PKB Apresiasi Tekad Dilan Kembalikan Kejayaan Qari-Qariah Makassar

Asrul
Asrul

Jumat, 30 Oktober 2020 14:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PKB, Fauzi A Wawo, mengapresiasi komitmen DILAN yang ingin mengembalikan kejayaan qari dan qariah Makassar. Tidak hanya MTQ, lanjut dia, kegiatan keagamaan lain, seperti Tahun Baru Islam dan Maulid Nabi pun harus dimeriahkan ke depan.

Ia berpendapat kalau pemimpin abai dan tidak peduli umat, maka kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti Tahun Baru Islam, Maulid Nabi dan MTQ tidak akan dilirik.

“Kita butuh wali kota yang memang peduli umat, tidak menyepelekan kegiatan-kegiatan keagamaan,” kata legislator dari daerah pemilihan Kota Makassar tersebut, Jumat (30/10/2020).

Baca Juga : Puluhan Calon Ketua PKB se-Sulsel Persentase ke DPP Strategi Besarkan Partai Bila Terpilih

Kekhawatiran PKB terkait mulai diabaikannya kegiatan keagamaan di Makassar cukup beralasan. Dalam catatan yang dihimpun awak media, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berulang kali meniadakan kegiatan keagamaan. Bukan hanya MTQ, tapi juga Tahun Baru Islam. Seperti pada tahun 2016 dan 2017 di bawah kepemimpinan Danny Pomanto (DP).

Ironisnya, Pemkot Makassar meniadakan kegiatan keagamaan kala itu dengan dalih tidak ada dana. Mereka akhirnya sebatas ikut serta dalam kegiatan pemerintah provinsi. Di sisi lain, Pemkot Makassar malah menggelontorkan anggaran besar untuk kegiatan lain yakni F8.

“Semoga itu tidak lagi terulang pada pemerintahan berikutnya. Insya Allah, jika DILAN yang diamanahkan, maka tak ada kejadian seperti itu,” ujar Bang Uci-sapaan akrabnya.

Baca Juga : Seleksi Ketua DPC PKB Dimulai, Azhar Arsyad: Tak Hadir Otomatis Tersingkir

Bukan tanpa alasan Bang Uci optimistis DILAN tidak akan mengabaikan kegiatan keagamaan. Latar belakang mereka bisa menjadi jaminan. Deng Ical merupakan kader Muhammadiyah dan dikenal dekat dengan banyak ulama. Di pemerintahan lalu, Deng Ical memang tak bisa berbuat apa-apa karena sebatas 02.

Adapun latar belakang Fadli bisa dibilang lebih ‘ekstrem’. Ia merupakan kader dan pengurus NU, juga putra dari salah satu patron NU Sulsel, Prof Iskandar Idy.

“Tidak mungkin Deng Ical dan Fadli abai dengan umat maupun kegiatan keagamaan. Ya mereka ini dididik dan dibesarkan dalam lingkungan tersebut. Apalagi Fadli, ia asli berdarah NU, ayahnya itu pejuang dan mantan ketua NU wilayah,” tandasnya.

Baca Juga : Muscab PKB Makassar, Gowa dan Takalar Resmi Dibuka, Ini Pesan Azhar Arsyad Bagi Kader

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...