Logo Sulselsatu

Hanya Relawan Berbaju Oranye Kejar Pelaku Penikam Tim Appi

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Minggu, 08 November 2020 11:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pasca-penikaman salah satu pendukung Munafri Ariuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman), Mus Jaya di depan lokasi debat kandidat Pilkada Makassar, Sabtu (7/11/2020) malam, beberapa rekaman CCTV langsung beredar di media sosial.

Di salah rekaman CCTV yang beredar di group WhatsApp, Mus ditikam dari belakang oleh pelaku yang tak dikenal. Kejadiannya begitu cepat di pinggir jalan. Pelaku mengenakan jaket, dan langsung lari mengendarai sepeda motor setelah menikam korban.

Di rekaman itu, Mus sebelum ditikam nampak bersantai dan berdiri bersama sejumlah relawan dari kandidat lain. Termasuk beberapa di antaranya yang mengenakan baju warna oranye yang disebut-sebut simpatisan Danny-Fatma.

Dari rekaman itu, hubungan sesama relawan begitu cair. Ada yg terlihat berfoto bersama, dan sebagian duduk di pinggir jalan berbincang santai sebelum debat.

Namun nasib naas menimpa Mus yang tiba-tiba dari arah jalan raya ada seseorang yang lari menghampirinya dan langsung menikamnya.

Kejadian spontan itu membuat kaget beberapa simpatisan yang duduk bersantai dan foto bersama. Bahkan di rekaman, relawan yang mengenakan baju oranye langsung mengejar pelaku penikaman Mus.

Sayangnya, pendukung kandidat yang mengenakan baju oranye itu tak berhasil mencegat pelaku yang cepat lari dibonceng menggunakan motor yang sudah menunggu beberapa meter dari lokasi kejadian.

Baju oranye sering diindentikkan pendukung Danny-Fatma. Apalagi beberapa simpatisan memang berinisiatif ke lokasi debat dan sebagian kompak mengenakan baju orang-orang berlogo Danny-Fatma.

Hingga saat ini, pelaku belum berhasil ditangkap. Sementara korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Dan dari gambar yang beredar, korban mengalami luka tusuk di bagian punggung.

Baik Appi-Rahman, maupun Danny-Fatma mengutuk aksi kekerasan itu. Bahkan, Danny-Fatma melalui Juru Bicaranya, Indira Mulyasari menyampaikan keprihatinannya atas penikaman itu.

“Kami turut prihatin. Dan semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata Indira melalui keterangannya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...