Logo Sulselsatu

Bupati Maros Didemo, Jubir: Upaya Downgrade Elektabilitas Maros Keren

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Kamis, 12 November 2020 16:54

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAROS – Puluhan orang yang menamai diri Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Menggugat (Gertak) menggelar unjuk rasa di depan Polres Maros dan Kejaksaan Negeri Maros. Mereka menuntut agar kasus dugaan koropsi Bupati Maros, Hatta Rahman dituntaskan oleh penegak hukum.

Dari pantauan di lapangan, terlihat beberapa orang peserta aksi mengenakan seragam organisasi bertuliskan Garda Nusantara dan adapula yang terlihat menggunakan atribut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati tertentu, baik yang tertempel di HP maupun di kendaraan motor mereka.

Bahkan, seseorang dari peserta aksi yang ikut itu, diduga merupakan pendukung salah satu Paslon yang juga ikut dalam aksi yang sama di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan juga di Mabes Polri beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Paslon nomor urut 2, Chaerul Syahab mengakatan, jika saat ini dua kubu Paslon lain, diduga sengaja melakukan kompromi politik untuk menurunkan elektabilitas Paslonnya yang secara survey terpaut jauh.

“Kami sangat mengerti jika gerakan ini adalah upaya untuk men down grade elektabilitas Paslon 2. Sasarannya memang ke Pak Hatta Rahman, tapi jelas ini serangannya jelas ke pihak kami yang memang tidak bisa dipisahkan dengan pak Hatta,” katanya, Kamis (12/11/2020).

Lebih lanjut, Chaerul menyebut jika upaya yang dilakukan oleh dua kubu Paslon untuk menurunkan elektabilitas Paslonnya itu sangat tidak tepat. Selain karena masyarakat, ia nilai sangat cerdas menanggapi hal semacam itu, isu korupsi yang coba dibangun oleh kubu Paslon lain itu sudah usang.

“Jelas tidak efektif dan tidak berdampak ke kami karena masyarakat saya yakin sudah sangat cerdas menilainya. Apa lagi kasus ini sudah muncul sejak lima tahun lalu dan kembali diada-adakan saat Pilkada ini,” lanjutnya.

Chaerul menjelaskan, pihaknya kini tidak akan terpengaruh dengan upaya yang dilakukan oleh Paslon lain untuk menurunkan elektabilitas. Baik Chaidir dan Suhartina, akan tetap bergerak menemui warga dari satu titik ke titik lainnya untuk berkampanye manawarkan program.

“Meskipun kami tahu, tapi kami pastikan tidak akan membalas dengan hal serupa. Karena Pak Chaidir maupun Ibu Suhartina memang selalu menahan simpatisannya untuk berbuat hal yang sama. Kita mau berpolitik sehat dan santun dan tetap menggaet masyarakat dengan program,” pungkasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan30 Januari 2026 12:51
Asmo Sulsel Bersama Polres Gowa dan Jasa Raharja, Edukasi Safety Riding Pelajar SMAN 2 Sungguminasa Gowa
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bekerja sama dengan Polres Gowa melalui Unit Kamsel serta Jasa Raharja menggelar edukasi safety riding bagi...
Makassar30 Januari 2026 12:40
SPJM Peduli Kemanusiaan Lewat Donor Darah, Berhasil Kumpulkan 90 Kantong
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Video29 Januari 2026 22:38
VIDEO: Bahlil Lahadalia Resmi Dilantik sebagai Ketua Harian DEN
SULSELSATU.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi dilantik sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN)....
Makassar29 Januari 2026 20:23
13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri sukses diikuti 13 grup penari dari berbagai daerah....