Logo Sulselsatu

Jaksa Periksa 2 Pengurus KONI Makassar Terkait Penyimpangan Dana Hibah Rp15 M

Asrul
Asrul

Selasa, 04 Agustus 2026 21:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar memeriksa dua pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar terkait penyidikan dugaan penyimpangan dana hibah senilai Rp 15 miliar.

Sementara itu, satu mantan pengurus KONI yang turut dipanggil untuk diperiksa tidak memenuhi panggilan penyidik atau mangkir.

Dua orang yang diperiksa penyidik Kejari Makassar merupakan pengurus aktif KONI Makassar berinisial CC dan AT. Keduanya menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kantor Kejari Makassar, Jalan Amanagappa, pada Selasa (4/8/2026).

Baca Juga : Ahli Soroti Sprindik Lama dan Alat Bukti Berulang, Penetapan Tersangka Kedua Bahtiar Dinilai Cacat Hukum

“Ada panggilan saksi terhadap tiga. Tapi yang datang baru dua orang memenuhi panggilan,” kata Kasi Intelijen Kejari Makassar Sulfikar kepada Sulsesatu saat dimintai konfirmasi, Selasa (4/8/2026).

Sulfikar mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlidik). Meski begitu, penyidik masih mendalami laporan tersebut untuk memastikan ada atau tidaknya dugaan perbuatan melawan hukum.

“Penyidik kan masih penyelidikan. Dia masih cari apakah ada perbuatan melawan hukum di situ (atau tidak),” ujarnya.

Baca Juga : Ahli Sebut Kasus Pengadaan Bibit Nanas Tak Berkaitan dengan Jabatan Pj Gubernur Sulsel

Sulfikar menyebut satu saksi yang mangkir akan kembali dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan. Pemanggilan ulang itu dilakukan agar penyidik dapat meminta keterangan yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan.

“Dipanggil ulang lagi berikutnya (satu orang saksi yang mangkir untuk diperiksa hari ini oleh penyidik),” pungkasnya.

Diketahui, Kejari Makassar telah memulai penyelidikan atas laporan dugaan penyimpangan dana hibah KONI Makassar yang sebelumnya diajukan sejumlah organisasi antikorupsi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, pada Selasa (23/6).

Baca Juga : Ditetapkan Tersangka, Penasehat Hukum Korban Minta Polisi Segera Tahan Oknum Guru Penganiaya Murid di Jeneponto.

Laporan tersebut kemudian dilimpahkan ke Kejari Makassar untuk ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan.

“Betul kami terima laporannya (dugaan korupsi dana hibah KONI Makassar) limpahan dari Kejati (Sulsel),” kata Sulfikar kepada Sulselsatu, Kamis (9/7/2026).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis08 November 2026 20:07
XLSMART Perkuat Jaringan Dukung Konektivitas Sultra
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat jaringan telekomunikasi di Sulawesi Tenggara dengan mengoptimalkan infrastruktur yang kini diduk...
Makassar08 November 2026 18:00
Cerita di Balik Tren Solo Date: Sendiri Bukan Berarti Kesepian
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tidak semua keinginan harus menunggu orang lain untuk bisa diwujudkan. Terkadang, seseorang hanya ingin menonton film...
Makassar08 November 2026 17:58
DPPPA Makassar Gelar Festival Perempuan dan Anak, Gaungkan Anti Kekerasan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar menggelar Festival Perempuan dan Anak dalam ...
Nasional08 November 2026 15:08
BRInita BRI jangkau 16 Provinsi, Hasilkan 31,7 Ton Sayur dan Buah
Program BRI Bertani di Kota (BRInita) yang dikembangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Peduli telah menghasilkan lebih dari 31,7 t...