Logo Sulselsatu

Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 19 September 2026 10:08

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat saat menerima penghargaan IABC Indonesia Awards 2026. Foto: Istimewa.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat saat menerima penghargaan IABC Indonesia Awards 2026. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) meraih dua penghargaan pada ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026 melalui dua program komunikasi berdampak.

Dua tim yang diikutsertakan KPw Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih penghargaan setelah melewati tahapan administrasi hingga presentasi penjurian. Keduanya mendapat apresiasi pada kategori ICOMMA (Impactful Communications Awards).

Penghargaan tersebut diterima oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat sebagai representasi KPw Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Penghargaan pertama diraih melalui program Non Stop Education (NSE) CBP Rupiah pada subkategori Best Public Interest Communications. Program tersebut masuk Top 10 sekaligus meraih Awards of Excellence.

Program NSE CBP Rupiah dinilai memiliki pendekatan komunikasi yang mengubah persoalan di masyarakat menjadi solusi yang sistemik dan terukur.

Program ini tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga melibatkan guru, agen, komunitas, serta kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem literasi Rupiah.

Baca Juga : Dukung Kajian IMTI 2026, BI Sulsel Dorong Penguatan Pariwisata Ramah Muslim

Pendekatan tersebut diperkuat dengan komunikasi terintegrasi melalui berbagai kanal dan inovasi digital CBPedia. Literasi Rupiah juga diintegrasikan ke dalam pendidikan formal untuk menjaga keberlanjutan program.

Dari sisi capaian, NSE CBP Rupiah mencatat 85,02 juta interaksi digital, melibatkan 2.190 guru, serta mencapai 87 persen tingkat pemahaman terhadap metode 3D.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa program tidak hanya diarahkan untuk membangun awareness, tetapi juga pemahaman, perubahan perilaku, hingga outcome dan impact.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Green PUR Raih Awards of Excellence
Penghargaan kedua diberikan kepada program Green PUR pada subkategori Best Sustainability Communications dengan predikat Awards of Excellence.

Green PUR mengusung konsep waste to product dengan mengolah limbah racik uang kertas (LRUK) menjadi produk yang memiliki manfaat sekaligus memberikan nilai tambah dari aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Program ini menerapkan strategi komunikasi PESO (Paid, Earned, Shared, Owned Media). Pada sisi Paid Media, program masih berada dalam tahap penjajakan.

Baca Juga : BI Sulsel Tingkatkan Kemampuan Jurnalis Baca Data Ekonomi Lewat Pelatihan Pengolahan Data

Sementara Earned Media antara lain diwujudkan melalui pemameran produk dalam forum ilmiah Universitas Negeri Makassar (UNM).

Strategi Shared Media diperkuat melalui publikasi dan perkembangan program oleh media UNM dan CBP.

Adapun Owned Media dilakukan melalui rangkaian pertemuan dan komunikasi dengan pihak UNM untuk mendukung keberlanjutan serta penyempurnaan program.

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

Dari sisi implementasi, Green PUR telah menjalankan satu pilot project selama empat bulan melalui kolaborasi dengan UNM. Program tersebut menghasilkan tiga prototipe, yakni briket arang, biochar, dan karbon aktif.

Manfaat program juga mulai terukur. Sebanyak enam pemangku kepentingan telah merasakan manfaat prototipe briket, sementara sekitar 600 peserta seminar Dies Natalis UNM terlibat dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 80 persen peserta tercatat memahami materi yang disampaikan.

Pada tahap berikutnya, Green PUR diarahkan untuk mengembangkan model pemanfaatan LRUK dalam skala yang lebih luas. Hingga tahap yang dilaporkan, terdapat 100 ton LRUK yang siap diproduksi menjadi produk.

Program tersebut juga membuka potensi keterlibatan 2–3 UMKM dengan estimasi nilai keuntungan sekitar Rp100 juta bagi UMKM.

Dua penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap upaya KPw Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan dalam mengembangkan komunikasi yang tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan manfaat dan dampak yang terukur bagi masyarakat serta lingkungan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News19 September 2026 09:32
Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Komisi V DPR RI meninjau aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik di Makassa...
Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...