Logo Sulselsatu

92 Ribu Petani di Gowa Bakal Terima Kartu Tani

Asrul
Asrul

Sabtu, 14 November 2020 19:50

Petani menanam padi. (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Petani menanam padi. (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

 

SULSELSATU.com, GOWA – Sebanyak 92 ribu orang petani di Kabupaten Gowa yang tersebar di 18 kecamatan akan mendapatkan Kartu Tani. Mereka merupakan petani yang telah terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

“Secara keseluruhan Kartu Tani untuk Kabupaten Gowa yang telah tercetak sebanyak 92.000 Kartu Tani berdasarkan NIK, namun untuk semwntara baru 23.000 yang ada di Gowa. Selebihnya kita tinggal menunggu kiriman dari pusat,” jelas Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Pupuk dan Pestisida, Ichsan, usai Kegiatan Sosialisasi Penggunaan pupuk bersubsudi di Kecamatan Tombolopao dan Tinggimoncong, Sabtu (14/11/2020).

Dijelaskan Ichsan, kartu tani pupuk bersubsidi yang akan didapatkan oleh petani pemanfaatannya diperuntukkan di tahun 2021 mendatang. Tahun ini difokuskan untuk pendataan dan pendistribusiannya.

“Jadi kartu tani ini mulai berlaku tahun depan, dimana setiap petani yang mendapatkan kartu akan mendapatkan kuota berdasarkan jatah yang telah ditetapkan. Kemudian petani yang akan membeli pupuk subsidi tinggal membawa kartu tani datang ke agen atau pengecer yang telah ditunjuk,” jelas Ichsan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Sugeng Priyanto mengatakan bahwa tahun ini untuk mendapatkan pupuk bersubsidi petani harus terdaftar dalam data sistem e-RDKK. Mereka nantinya akan terdaftar sebagai penerima pupuk subsidi melalui Kartu Tani yang diterapkan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Pupuk bersubsidi ini hanya diperuntukkan bagi petani yang masuk dalam kelompok tani dan telah diakses melalui RDKK. Dimana petani yang bisa diakses dalam RDKK adalah petani yang betul-betul berprofesi sebagai petani yang memiliki lahan tidak lebih dari dua hektar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina saat membuka sosialisasi ini mengaku sangat setuju dengan sistem ini. Menurutnya sistem e-RDKK dirasa tepat untuk mengevaluasi distribusi pupuk bersubsidi yang didistribusikan kepada petani.

“Sistem ini sangat baik karena memang betul-betul petani hanya petani tulen yang bisa mendapatkan pupuk bersubsidi ini. Sekaligus sistem ini dapat meminimalisir penyelewengan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” pungkasnya.

Tak hanya itu saja, Kamsina juga menjelaskan bahwa kelangkaan pupuk yang terjadi saat ini sebenarnya bukan karena kekurangan pupuk hanya teknik pemakaian pupuknya yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan aturan.

“Petani kita itu masih menggunakan teknik pemakaian pupuk cara lama, kalau dulu pemakaian pupuk untuk satu hektar lahan menggunakan pupuk sebanyak 8 sak. Sekarang untuk lahan satu hektar cukup 6 sak saja sehingga para petani kita merasa kurang karena pemakaiannya tidak sesuai dengan aturan,” pesan Pj Sekda Gowa yang juga Inspektur Inspektorat Kabupaten Gowa ini.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...
Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...
Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...