Disbudpar Maros Gelar Pameran Benda Purbakala di Kawasan Air Terjun Bantimurung

SULSELSATU.com, MAROS — Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Maros menggelar pameran bertajuk ‘Maros Tempo Doeloe’ di dalam kawasan taman wisata alam Bantimurung, Kabupaten Maros, Minggu (15/11/2020).

Pameran yang digelar sejak 14 hingga 15 November ini, menghadirkan berbagai benda-benda zaman dahulu yang sudah sangat sulit dan jarang kita jumpai.

Tak cuma itu, pameran ini juga menghadirkan benda-benda purbakala yang pernah ditemukan di wilayah Maros. Seperti replika kerangka manusia purba yang ditemukan di leang Jarie dan sejumlah peninggalan purba lainnya seperti Maros Poin.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Maros, Rosmiati mengatakan, sumber anggaran kegiatan itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik tahun 2020. Dimana, kegiatan ini bertujuan untuk menarik minat wisata sekaligus edukasi kebudayaan.

“Kegiatan ini kita namakan pamera temporer tempo dulu. Jadi pengunjung yang masuk ke Bantimurung ini tidak hanya menikmati alam saja, tapi juga sekalian seperti masuk musiumlah,

Adapun yang di hadirkan dalam pameran ini seperti alat pemotong padi, tenun hingga foto-foto Maros tempo dulu.” katanya.

Selain pameran benda zaman dulu, ada juga lomba menabuh gendang tradisional dari beberapa sanggar seni yang ada di Maros yang sengaja ditampilkan untuk menghibur para pengunjung wisata alam Bantimurung ini. Bahkan, lokasi lomba itu sengaja dibuat di dekat air terjun.

“Jarang-jaranglah itu orang bisa berwisata dihibur langsung dengan penampilan gendang tradisional anak-anak Maros. Lomba ini juga sudah pernah kita lakukan di tahun lalu dan sengaja kita buat lagi tahun ini agar kegiatan budaya tetap bisa dikenangan dan dilestarikan,” ujarnya.

Pameran dan juga lomba ini pun menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana alam di objek wisata tertua di Sulsel ini. Mereka mengaku terhibur dengan alunan musik tradisional yang dihadirkan di tempat ini.

Salah seorang pengunjung, Bakri mengungkapkan, betapa terhiburnya ketika masuk ke area Bantimurung.

“Yah seru juga sih karena kan biasaya kita masuk ke sini hanya berwisata bersama keluarga dan teman saja. Nah karena ada pameran dan lomba ini, kita bisa sekalian belajar juga dan mengetahui benda-benda purba kala dan tempo dulu yang sudah tidak kita kenali lagi,” katanya.

Penulis : Indra Sadli Pratama