Logo Sulselsatu

Anir-Lutfi Dapat Dukungan Warga Kali Bone Usai Debat Kedua

Asrul
Asrul

Selasa, 17 November 2020 18:52

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) mendapat dukungan warga kampung Kali Bone, Kecamatan Minasatene, usai debat publik kedua, Minggu (15/11/2020).

Saat bersilaturahmi, Anir bertanya kepada warga terkait penampilannya bersama Lutfi kemarin.

“Kita nonton ji debat kemarin? Bagaimana penampilanku. Mudah-mudahan kita semua semakin tahu dan paham programnya nomor 4,” tanya Anir kepada warga di sela-sela pertemuan, Senin, (16/11/2020).

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

Sontak masyarakat yang berkumpul menjawabnya serentak.

“Mantap tawwa, baji ki. Bagus, unggul dari yang lain,” jawab warga.

Nurdin, salah satu warga menuturkan penampilan Anir-Lutfi debat kedua sangat meyakinkan masyarakat.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

“Ibu dan pak Lutfi sampaikan program dengan bagus, saya semakin paham. Baji sekali juga penampilannya, bajunya cantik sekali,” tutur Nurdin di sela-sela tatap muka.

Selain penampilan menarik, menurut dia Anir-Lutfi mampu menjabarkan program prioritasnya dengan baik.

“Itu program Rp10 Juta per KK sama bantuan modal pedagang yang ditunggu-tunggu masyarakat. Ternyata uangnya dari APBD dan dialihkan ke ekonomi rumah tangga, akhirnya kita paham dari mana uangnya,” ucap Nurdin menanggapi debat.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

Di Kampung Banggae, Kecamatan Minasatene pun demikian. Warga antusias menemui Anir, apalagi baru menyaksikan satu-satunya cabup perempuan Pangkep itu berdialog di atas panggung, dan melawan kandidat cabup lainnya yang notabene kaum laki-laki.

“Ada rasa bangga karena seorang perempuan. Seperti merepresentasikan kaum wanita. Jawaban dan karakter pemimpin ibu Anir juga sangat terlihat di Panggung debat,” kata Indong di sela-sela pertemuan dengan Anir di rumahnya.

Indong mengaku, saat ini Pangkep butuh pemimpin seperti Anir-Lutfi yang mampu menyejahterakan masyarakat Pangkep.

Baca Juga : Sandiaga Uno Ajak Emak-emak Berjuang Bersama Anir-Lutfi

“Program Anir-Lutfi sangat cocok, relevan dengan masyarakat Pangkep. Apalagi sekarang kan dibilang Pangkep kabupaten termiskin kedua di Sulawesi Selatan. Semoga kelak Anir-Lutfi terpilih, maka bisa membawa Pangkep keluar dari angka kemiskinan,” akunya.

Andi Nirawati dan Lutfi Hanafi pada segmen terakhir debat kemarin mengatakan, cara menghapus ketidakadilan dan kemiskinan di Pangkep, yakni dengan mengubah kebijakan keuangan daerah dari orientasi proyek menuju orientasi kesejahteraan ekonomi rumah tangga.

“Keadilan adalah kebutuhan dan hak setiap manusia. Begitu pentingnya keadilan, dalam negara Indonesia ditetapkan dalam sila ke lima Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sementara roh dan jiwanya tertuang dalam ayat suci Alquran dalam surah Al Maun ayat 1-3. Membiarkan orang hidup dalam kemiskinan adalah kesalahan dan dosa. Karena itu menjadi kewajiban suatu pemerintahan mengeluarkan masyarakat nya dari kemiskinan,” jelas Lutfi.

Baca Juga : Blusukan ke Pasar, Sandi Yakini Kartu Anir-Lutfi Jadi Solusi

Karena itu lanjut dia, apabila diberikan amanah pihaknya tidak akan membiarkan masyarakat hidup dalam kemiskinan.

“Karenanya, kami akan berikan bantuan Rp10 juta per KK yang dananya bersumber dari dana APBD melalui perubahan kebijakan keuangan daerah.

Untuk memastikan Masyarakat mendapatkan bantuan Rp10 juta per KK maka Anir-Lutfi telah mengadakan sebuah kartu yang dinamakan kartu Penerima Program Prioritas yang nantinya diharapkan akan membuat masyarakat Pangkep sejahtera,” tegas Lutfi.

Andi Nirawati menambahkan, dirinya dan Lutfi Hanafi akan menghapuskan kemiskinan dan ketidakadilan di Pangkep yang selama ini dirasakan warga.

“Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang banyak. Anir-Lutfi akan menghapus ketidakadilan di kepulauan, pegunungan, ketidakadilan di daratan. Bersama Anir-Lutfi mari kita hapus air mati kemiskinan, air mta ketidakadilan, air mata penderitaan, air mata kesakitan dan air mata kebodohan menuju keadilan,” tambah dia.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...