SULSELSATU.com, MAKASSAR – Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) menuai titik terang.
Pemerintah Kota Maakssar berencana mengajukan bantuan ke Japan International Cooperation Agency (JICA).
Anggota Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Instalasi Pengelolaan Sampah Kota Makassar, Saharuddin Ridwan mengatakan JICA berencana memberikan bantuan berupa dana hibah.
Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah
“Untuk JICA, tim akan melihat kemungkinan bantuan hibah,” kata pria yang akrab disapa Sahar ini saat dihubungi, Senin (23/11/2020).
Melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, diungkapkan Sahar, surat bantuan dana hibah segera dikirimkan.
Bantuan diharapakan mampu mempercepat tahapan Outline Business Case (OBC) atau prastudi kelayakan awal.
Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta
“Jadi Pemkot nantinya akan buat surat minta bantuan JICA untuk melengkapi OBC menjadi Final Business Case (FBC),” sambung Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya ini.
Lebih jauh, Sahar menyebut tahapan OBC dan FBC akan melibatkan sejumlah investor. Mereka menaruh minat untuk melakukan kelayakan studi atau Feasibility Studi (FS) yang merupakan bagian dari tahapan itu.
Diketahui, sudah ada dua investor yang siap melakukan FS. Dan telah mengajukan surat ke Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar. Ialah China National Technical Import and Export Corporation (CNTIC) dan Zhongde Waste Technology.
Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal
“Sudah masuk pengajuannya. Yang jelas semua investor akan mengikuti prosedur,” Pungkasnya.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar