Kasus Positif Covid-19 di Parepare Terus Naik, 34 Orang Meninggal

images-ads-post

SULSELSATU.com, PAREPARE – Penyebaran Covid-19 di Kota Parepare, masih dalam fase mengkhawatirkan. Data terakhir menunjukkan angka terkonfirmasi positif Covid-19 secara akumulatif sudah mencapai 1008 kasus. Ada tambahan 19 kasus baru per 23 Januari 2021.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Parepare, Rachmawaty Natsier mengatakan, tingginya aktivitas masyarakat ditambah protokol kesehatan tidak dilaksanakan dengan benar menjadi salah satu pemicu terus bertambahnya kasus Covid-19.

“Aktivitas banyak, lama interaksi, protokol kesehatan tidak dilaksanakan dengan benar. Orang pakai masker hanya karena takut petugas bukan karena takut tertular dan menularkan virus,” kata Rachmawaty, Minggu (24/1/2021).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare ini menekankan, penerapan protokol kesehatan di masyarakat harus dilaksanakan dengan baik. Kesadaran masyarakat penting dalam menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar.

“Terlihat masyarakat jika berinteraksi tanpa memandang jarak. Pakai masker tidak menutupi hidung dan mulut. Hanya mulut. Bahkan ada masker di dagu. Ini yang perlu kembali diedukasi ke masyarakat pentingnya protokol kesehatan yang baik dan benar,” imbuh Rachmawaty.

Data terkini, dari 1008 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 secara akumulatif, 851 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Kemudian yang meninggal 34 orang, dan kasus aktif 123 orang. Dari jumlah kasus aktif ini, dalam perawatan di RSUD Andi Makkasau 17 orang, RS Sumantri 8 orang, dan 98 tengah isolasi mandiri. Ada juga 57 orang kontak erat dalam pemantauan.

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengatakan, Pemerintah Kota masih terus berupaya untuk menekan angka penyebaran kasus Covid-19 agar tidak terjadi lonjakan.

“Kami bersama Forkopimda meminta kerja sama masyarakat untuk kooperatif dalam menjalankan surat Edaran yang telah dikeluarkan mengenai pembatasan aktifitas masyarakat dan perdagangan. Ingat ki jaga diri ta, berarti kita jaga juga orang-orang di sekitar ta,” tandasnya. (*)

Penulis: ANDI FARDI

Editor: ANDI