Logo Sulselsatu

Pemkot Makassar Gandeng BP2M Bantu Branding Produksi Ekonomi Kreatif Makassar

Asrul
Asrul

Rabu, 27 Januari 2021 20:48

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Promosi Pariwisata Daerah Makassar BPPD atau BP2M bekerjasama dengan pemerintah kota membranding produk ekonomi kreatif UMKM Kota Makassar di Kantor Balaikota Makassar, Rabu (27/1/2020)

Austin Direktur Executive BP2M bahwa tahun ini BP2M fokus bersama TP PKK dan Dekranasda Makassar akan bekerjasama dalam mendukung pemulihan ekonomi

“Tahun ini kita fokus pada pemulihan ekonomi yakni dengan menggalakkan kampanye untuk membeli produk-produk lokal, namun sebelum kita jual produk ekonomi kreatif tersebut kita branding terlebih dahulu dengan bantuan BP2M,” ucapnya.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

Selain membantu membranding produk-produk ekonomi kreatif, BP2M juga memberikan program-program khusus kepada pelaku ekonomi kreatif dalam mempromosikan berbagai produk UMKM agar layak dipasarkan melalui digital.

“Bukan hanya membranding saja namun ada program khusus yang kita berikan kepada pelaku ekonomi kreatif, kita ajari mereka bagaimana membuat caption yang baik, sekaligus bagaimana cara memasarkan di media sosial,” tambahnya.

Menanggapai hal tersebut Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin apresiasi langka-langkah yang dilakukan BP2M dalam membantu promosi UMKM di Kota Makassar. Menurutnya apapun yang harus dilakukan secara maksimal meningkatkan ekonomi.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

“Branding adalah point yang sangat penting untuk memasarkan produk, branding harus terukur dan sesuai fakta yang ada. Jika tidak sesuai, orang akan kecewa dan tidak melirik bahkan meninggalkan produk tersebut, demikian halnya dengan promosi parawisata, untuk itu harus dikerjakan secara maksimal,” jelasnya.

KetuaTP PKK kota Makassar Rossy Timur berharap dengan adanya kerjasama BP2M dengan pemerintah Kota Makassar, promosi produk ekonomi kreatif tidak lagi mengalami kendala dengan alasan biaya mahal.

“Tentunya dengan adanya kerjasama ini hasil produksi ekonomi kreatif seperti pengrajin perak, emas, kerajinan enceng gondok dan hasil produk ekonomi kreatif lainnya dapat ditingkatkan penjualannya dan dikenal di masyarakat,” terang Rossy

Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...