Logo Sulselsatu

Reses, Ini Curhatan Warga Pulau Lae-lae Curhat ke APT

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Senin, 08 Februari 2021 22:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Legislator DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Partai NasDem, Andre Prasetyo Tanta melakukan temu konstituen atau reses di Lae-lae, Kecamatan Ujung Pandang, (Senin 8/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Umrawti Ketua RW di Kelurahan Lae-lae mengadukan lambangnya respon pemerintah terkait dengan pembangunan tanggul yang sudah dimasukkan di musrembang sejak tahun 2015 dan sampai sekarang tidak terlaksana.

“Padahal tanggul itu kami sangat harapkan agar tidak terjadi abrasi,” ujar Umrawati.

Baca Juga : Reses Terakhir Andre Tanta, Warga Tidung Keluhkan Data KIS dan Minimnya Pelatihan Kerja

Umrawati juga memohon kepada pemerintah agar Kelirahan Lae-lae juga bisa mendapatkan bantuan dana kelurahan agar warga bisa merasakan pembagunan dan program-program pemberdayaan.

Lain dengan Sultan salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Pisang Selatan berharap agar hasil musrembang betul-betul dilaksanakan, dan bantuan UMKM juga perlu diperhatikan selama masa pandemi.

“Termasuk premi BPJS mandiri perlu direvisi, karena kami warga merasa terbebani dengan kenaikan tarif BPJS,” ujarnya.

Baca Juga : Andre Reses di Bontoduri, Infrastruktur Dasar Jadi Keluhan Warga

Senada dengan Farly Ketua RT 01 Kel Pisang Selatan mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen pelaku UMKM khususya penjual kuliner pisang epe selama pandemi dan pemberlakuan jam malam merasa kesusahan.

“Warga kami agak kesusahan terutama modal usaha yang semakin menipis jadi kami minta kepada pemerintah agar ada bantuan permodalan bagi usaha kecil,” jelasnya.

Andre Prasetyo Tanta yang didampingi Hj Arni Lurah Pisang Selatan, mengungkapkan bahwa perihal pembangunan tanggul di Lae-lae ini perlu perhatian dari pemerintah khususya pemerintah kota.

Baca Juga : Andre Tanta Dengar Keluhan PKL, Siap Dorong Kebijakan Berpihak pada Warga Kecil

“Kita tidak boleh diamkan, saya akan berusaha semaksimal mungkin bagaimana pembangunan tanggul di Pulau Lae-lae bisa terealiasi supaya warga yang tinggal disitu tidak perlu lagi khawatir terkait ancaman abrasi,” jelas APT.

APT juga menaggapi keluhan warga terkait lesunya UMKM selama masa pandemi. “Memang selama masa pandemi ini bukan saja pelaku usaha kecil yang merasakan dampaknya tapi juga dirasakan pelaku usaha besar disemua bidang , jadi semoga di tahun ini kita bisa melakukan program-program bantuan stimulus pemulihan ekonomi. Saya juga ingatkan kembali agar selalu mematuhi peraturan protokoler kesahatan selama masa wabah ini belum reda,” pungkasnya. (*)

Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....