Logo Sulselsatu

Danny Bikin Sejuk, Legowo Batal Dilantik 17 Februari

Asrul
Asrul

Senin, 15 Februari 2021 17:43

Walikota Makassar Terpilih, Danny Pomanto dan Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, bertemu di Balaikota, Senin (15/2/2021). Pertemuan ini sekaligus membahas rencana pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih.
Walikota Makassar Terpilih, Danny Pomanto dan Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, bertemu di Balaikota, Senin (15/2/2021). Pertemuan ini sekaligus membahas rencana pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih.

SULSELSATU.com, Makassar – Walikota Makassar terpilih, Danny Pomanto, mengeluarkan pernyataan sejuk. Di tengah memanasnya konstalasi karena desakan pelantikan oleh loyalisnya, Danny justru legowo. Ia mengimbau untuk menunggu keputusan dari pusat.

“Kalau saya, kita ikut saja arahan pusat, arahan Gubernur. Karena ini kan pelantikan serentak. Dan itu otoritasnya ada di Kemendagri,” ujar Danny di Ruang Rapat Lantai 11 Balai Kota, Senin (15/2/2021).

Seperti yang diketahui, jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2020 belum bisa ditentukan. Sebab masih menunggu SK yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga : Membeludak, Tamu di Rumah Danny dan Fatma Wajib Rapid Tes

Tak hanya Makassar, enam Pilkada lainnya di Sulsel, juga dipastikan batal dilantik pemenangnya pada 17 Februari. Yakni Gowa, Selayar, Maros, Soppeng, Toraja dan Toraha Utara.

“Saya sudah dapat kabar itu. Tidak mungkin dapat 17 Februari. Karena menunggu yang mengikuti putusan sela hari ini. Jadi bisa diprediksi putusan sela itu sampai pelantikan berapa lama, karena saya kira begitu efisiennya,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan supaya jangan ada kesalahpahaman lagi di masyarakat. Sebab, pelantikan sudah diatur oleh negara.

Baca Juga : RL: Danny-Fatma Harapan Baru Makassar Maju Lagi

“Kalau putusan sela itu saya kira lebih dari setengah yang bersengketa. Saya yakin 80 persen itu diputuskan. Susah yang seperti itu. Saya tidak mendahului tapi pasti banyak yang bisa gabung disitu,” tandasnya.

Adapun Pilkada 2020 di Sulsel yang bersengkata adalah Bulukumba, Barru, Luwu Utara, Luwu Timur dan Pangkep. Untuk Pangkep, Mahkamah Konstitusi sudah mengetuk palu, menolak gugatan terhadap hasil pilkada.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Midkhal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan23 September 2026 14:05
Munafri Serukan Zero Bullying di Sekolah, Guru dan Orang Tua Diminta Aktif Sejak Dini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan Zero Bullying atau tida...
Pendidikan23 September 2026 12:21
Kalla Institute Masuk Lima Besar KRISAN Fellowship, Perkuat Kampus Inklusif di Makassar
Kalla Institute terpilih sebagai salah satu dari lima perguruan tinggi terbaik dalam Program KRISAN Fellowship, setelah melalui proses seleksi yang di...
News23 September 2026 11:59
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat Breakfast With Leader
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai melalui implementasi program budaya Breakfast With...
Pendidikan23 September 2026 08:10
LAZ Hadji Kalla Gelar Tahfidz Camp, Dorong Generasi Qur’ani di Desa Mundan Enrekang
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla terus mendorong pembinaan generasi Qur’ani melalui program keislaman di desa binaan. Salah satunya melalui Tahf...