Logo Sulselsatu

5 Kabupaten/Kota di Sulsel Bakal Pakai Uang Digital

Asrul
Asrul

Selasa, 23 Februari 2021 21:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Makassar – Bank Indonesia (BI) Sulsel kembali mendorong integrasi ekonomi dan keuangan digital bersama dengan pemerintah daerah (Pemda) Sulsel melalui akselerasi program elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah (ETP).

Salah satu inisiatif untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Sulsel, Bank Indonesia bersama dengan pemerintah daerah membentuk lima Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), yakni Makassar, Pare-Pare, Maros, Gowa, dan Barru.

Kepala BI Sulsel, Budi Hanoto mengatakan, pembentukan TP2DD di Sulsel merupakan bentuk konkrit (quick-wins) sebagai upaya untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung inovasi dan percepatan implementasi ETP sesuai prinsip aman, efisien, dan terjangkau.

Baca Juga : SIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp9,64 Triliun, Komitmen Ekspor Capai Rp818,5 Miliar

“Pada hari ini telah dilaksanakan penandatanganan deklarasi komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi digital, sekaligus sosialisasi TP2DD dan QRIS kepada seluruh pimpinan dan pejabat pemda sebagai upaya untuk menyamakan visi dan pemahaman terhadap pentingnya transformasi digital yang menjadi potensi sebagai new source of economic growth,” kata Budi, Selasa, (23/2/2021).

Adanya pandemi Covid-19 lanjut Budi, digitalisasi pembayaran yang bersifat contactless menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung meminimalkan kontak fisik dalam bertransaksi.

Dalam meningkatkan layanan publik di masa pandemi, BI Sulsel bersama Pemda mengimplementasikan QRIS di lingkup Pemda sebagai solusi transaksi pembayaran, seperti pajak dan retribusi daerah untuk memberikan kemudahan pelayanan transaksi kepada masyarakat.

Baca Juga : Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi

“Sejalan dengan perkembangan ekonomi dan keuangan digital di Sulsel, BI Sulsel dan Pemda terus melanjutkan tekad untuk menjadikan Sulsel sebagai provinsi yang terdepan dalam menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang kondusif sebagai salah satu upaya mempercepat pemulihan ekonomi lokal dan nasional,” pungkasnya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti

Editor: Midkhal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....