Logo Sulselsatu

Kronologi KPK OTT Nurdin Abdullah Versi Kasatpol PP: Anggota Sempat Bersitegang

Asrul
Asrul

Kamis, 04 Maret 2021 17:53

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Satpol PP Pemprov Sulsel Mujiono mengungkap Kronologi penangkapan Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah.

Mujiono menjelaskan aksi OTT KPK itu terjadi Sabtu 27 Februari 2021 sekitar pukul 02.00 dini hari. Saat itu ada tujuh personil Satpol PP dan dua Anggota Brimob Polda Sulsel yang berjaga di pos masuk Rujab Gubernur Sulsel jalan sungai tangka Makassar.

“Saat itu ada 7 anggota saya yang bertugas di sana (Rujab Gubernur Sulsel),” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/3/2021).

Baca Juga : Kajati Baru Didesak Bongkar Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi P3A di Takalar

Mujiono melanjutkan saat itu ada tiga mobil yang datang. Didalamnya sejumlah personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didampingi tim Jatanras Polrestabes Makassar masuk ke dalam Rujab Gubernur.

Namun pihak Satpol yang berjaga sempat menghalanginya masuk karena sudah larut malam.

“Itukan sudah jam 2.00, waktu istirahat ini, makanya memang siapapun tidak boleh masuk, anggota sempat bersitegang,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Mujiono mengaku aksi bersitegang itu berlangsung sebelum rim KPK melakukan menunjukkan identitas.

Para Satpol pun diminta untuk berkumpul di pos jaga serta handphone dan KTP di sita KPK.

Baca Juga : Bupati Takalar Pastikan Tak Terlibat Korupsi, Siap Bantu KPK Ungkap Fakta

“Dia dikumpulkan di pos jaga, hp mereka pun di sita saat itu, jadi mereka memang tidak bisa berbuat apa-apa,” terangnya.

Selanjutnya, salah satu dari pihak Satpol yang berjaga diminta untuk mengantar Jatanras dan Tim KPK ke dalam rumah jabatan. Setelah itu Anggota Satpol PP kembali ke pos penjagaan.

“Ada yang pakai baju biasa, ada juga yang berpakaian polisi lengkap dengan senjata” bebernya.

Baca Juga : KPK Ungkap Status Ridwan Kamil, Tersangka Atau Saksi?

Mujiono sendiri mengaku tak mengetahui persis apa yang dilakukan KPK saat melakukan aksi OTT Gubernur Sulsel Nurdin.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim penyidik KPK lanjut Mujiono, berlangsung lama.

“Agak lama pemeriksaannya sih, dan memang saya tidak tahu persis bagaimana penyelidikan dilakukan saat itu,” katanya

Baca Juga : Dugaan Korupsi Dana CSR BI, KPK Panggil 2 Anggota DPR RI

Yang pasti kata, Mujiono, dari laporan anggota Satpol yang bertugas, NA saat itu memang sedang istirahat sebelum KPK datang.

“Pak gub (Nurdin Abdullah) sedang istirahat, karena memang sudah jam istirahat,” katanya.

Usai penyelidikan, KPK yang didampingi tim Jatanras Polrestabes Makassar membawa langsung Nurdin Abdullah ke bandara. Tak ada satupun anggota satpol yang dibiarkan ikut.

“Tiketnya saja di booking kan saat itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, tim KPK sebanyak 9 orang telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada orang nomor satu di Sulsel tersebut.

KPK berhasil mengamankan Nurdin Abdullah bersama seorang pengusaha, supir, ajudan dan pejabat di Dinas PU.

Tidak hanya itu, lembaga anti rasuah tersebut juga berhasil mengamankan satu koper berisikan uang sebanyak Rp2 Miliar.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video22 Agustus 2026 21:31
VIDEO: Rumah Terduga Pelaku Pembunuhan di Enrekang Dirusak Massa
SULSELSATU.com — Rumah terduga pelaku pembunuhan di Kecamatan Anggeraja, Enrekang, dirusak massa, Jumat (21/8) malam. Massa membongkar rumah yang sa...
News22 Agustus 2026 20:45
Grup Astra Makassar Salurkan 400 Dus Indomie untuk Korban Gempa NTT
Grup Astra Makassar menyalurkan bantuan berupa 400 dus Indomie bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT)....
Video22 Agustus 2026 19:40
VIDEO: Prabowo Tinjau Langsung Lokasi Karhutla di Kalimantan
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Sungai Raya, Kabupaten...
Metropolitan22 Agustus 2026 17:53
Yayasan Anak Rakyat dan Kemensos Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tamalanrea
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) berkolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan kepada ko...