SULSELSATU.com, Makassar – Walikota Makassar, Danny Pomanto menjelaskan regulasi kebijakan Ojol Day tiap hari Selasa. Danny berharap, Ojol Day memberikan ruang lebih bagi pengemudi angkutan online mengais rezeki.
Ojol Day diperuntukkan untuk masyarakat yang bekerja di instansi maupun perusahaan diharapkan menggunakan jasa online untuk beraktifitas di hari tersebut.
“Jadi ojol day ini kami cetuskan mengingat saat mulai masuk pandemi, warga yang kehilangan pekerjaan lalu beralih profesi menjadi ojek online. Ini yang harus kita bantu bersama agar taraf hidup mereka juga dapat meningkat. Di sinilah peranan kita untuk saling membantu menggerakkan roda perekonomian,” katanya.
Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal
Menurutnya lagi, tidak ada paksaan bagi masyarakat yang tetap ingin beraktifitas menggunakan kendaraannya masing-masing.
“Namun dengan catatan tarif parkir akan meningkat dari hari biasanya,” katanya lagi.
Disinggung waktu penerapannya, Danny akan mencoba menelaah selama kurun waktu sebulan sembari melihat respon masyarakat Makassar. Saran dan masukan masyarakat pun akan ditampung.
Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar
“Jangan tergesa-gesa. Silahkan berikan saya masukan agar regulasi ini bisa berjalan dinamis tanpa ada yang merasa dirugikan,” tambahnya.
Danny berjanji akan menyukseskan Ojol Day setiap hari Selasa, mulai dari dirinya sendiri. Tidak menggunakan kendaraan pribadi atau dinas untuk beraktifitas di hari itu.
“Pemimpin memberi contoh. Harus kita dulu lalu warganya. Saya siap ke kantor menggunakan ojek online,” demikian Danny.
Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Midkhal
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar