Logo Sulselsatu

Plt Gubernur Sulsel Launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan di Takalar

Asrul
Asrul

Minggu, 14 Maret 2021 19:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, TAKALAR – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan dan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra’ Lassang, di Kabupaten Takalar, Minggu (14/3/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel Khaeroni, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Muhammad Ali Ramdhani, dan Bupati Takalar Syamsari Kitta.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi pembangunan pondok pesantren tersebut. Menurutnya, hadirnya pesantren ini merupakan salah satu bentuk program pencegahan dini radikalisme.

Baca Juga : Bongkar Muat di Bahu Jalan Poros Mangadu Berulang, Warga Pertanyakan Penegakan Aturan

“Jadi itu penting sekali bagaimana pencegahan dini terhadap radikalisme. Dengan melakukan itu Insya Allah kita membentuk karakter anak kita yang bagus akhlaknya, punya imun untuk anti radikalisme, sehingga ke depan kita bisa menjadi penerus bangsa yang bebas dari paham-paham yang menyimpang,” tegasnya.

Plt Gubernur berharap, melalui pesantren, Sulsel bisa melahirkan generasi yang lebih baik dan Islami.

“Karena modal investasi kita adalah SDM (Sumber Daya Manusia),” ungkapnya.

Baca Juga : Beredar Dugaan Permintaan Dana ke Desa, Camat Sanrobone: Tidak Pernah Meminta

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Khaeroni dalam sambutannya menjelaskan, pembangunan pondok pesantren ini merupakan upaya untuk memperkokoh nilai agama masyarakat Sulsel.

“Dipilihnya madrasah ini atas pertimbangan perlunya memperkokoh nilai agama di teritorial wilayah selatan Sulsel dan sebagai penyeimbang teritorial wilayah utara Sulsel,” katanya.

Khaeroni mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan program pembangunan beberapa madrasah untuk membentengi etika moral bangsa melalui pendidikan anak-anak secara dini.

Baca Juga : Arsyad DS: Perdamaian Tidak Menghapus Dugaan Pidana dalam Kasus Dua Bocah Tewas di Proyek Sekolah Rakyat

Program madrasah tersebut, kata Khaeroni, yakni Madrasah Luar Biasa yang dibangun untuk memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat berkebutuhan khusus, Madrasah Kebahasaan, Madrasah Edukasi Alam, Asrama Anak Pulau, dan juga membangun Madrasah Tertinggal di Kabupaten Kota.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News01 November 2026 20:04
ISKI Sulsel Siapkan Program Kerja, Perkuat Peran Sarjana Komunikasi di Berbagai Sektor
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan mematangkan program kerja kepengurusan pe...
OPD01 November 2026 20:02
Pengawasan di Biringkanaya, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan Bagi Konstituen PKB
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menyiapkan program KK Binaan untuk menjangkau masyarakat yang telah m...
Pendidikan01 November 2026 18:34
UPA Gelar Perdana Pemilihan Duta Kampus 2026, Aldyansyah dan Revina Putri Terpilih
SULSELSATU.com, GOWA – Universitas Patria Artha (UPA) menggelar pemilihan Duta Kampus 2026 di Pelataran Gedung Rektorat UPA, Sabtu (31/10) malam. Ke...
Ekonomi01 November 2026 15:57
Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Usung AI dan Triple Camera untuk Temani Aktivitas Anak Muda
SULSELSATU.com, JAKARTA – Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan Samsung Galaxy A18 di pasar Indonesia. Smartphone terbaru dari lini...