Logo Sulselsatu

Patut Dicontoh, Gowa 100 Persen Terapkan Kebiasaan Tidak BAB Sembarangan

Asrul
Asrul

Senin, 22 Maret 2021 09:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Kabupaten Gowa saat ini berhasil menjadi daerah yang bebas dari kebiasaan masyarakat buang air besar sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Gaffar mengatakan, saat ini Kabupaten Gowa telah mencapai angka 100 persen daerah yang tidak buang air besar sembarangan. Hal ini diraih setelah beberapa kelurahan di Kecamatan Somba Opu berhasil merampungkan 100 persen wilayahnya bebas atau tidak lagi melakukan kebiasaan BABS.

“Sejak November 2020 kemarin kita sudah 100 persen ODF, penyerahan penghargaan secara simbolis untuk Kecamatan Somba Opu ini baru dilakukan dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih melanda,” katanya, Senin (22/3/2021).

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Penghargaan ini diberikan di sela-sela pencanangan vaksinasi tahap kedua di Kecamatan Somba Opu beberapa waktu lalu. ODF atau Stop BABS merupakan kondisi ketika setiap individu dalam lingkungan masyarakat tidak buang air besar sembarangan tempat seperti di ladang, hutan, semak-semak yang dapat mengotori lingkungan tanah, udara dan air.

Selain itu stop BABS atau ODF ini juga merupakan salah satu persyaratan penting untuk bisa mempertahankan status Kabupaten Gowa sebagai Kabupaten Sehat yang berhasil diraih pada 2019 lalu dengan predikat Swasti Saba Wistara.

“ODF ini menjadi poin besar untuk mendukung Kabupaten Gowa menjadi kabupaten sehat atau mempertahankan capaian Wistara yang telah didapat, jadi nanti ini akan terus dievaluasi dan dimonitoring,” jelasnya.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

Indikator utama agar dikatakan ODF kata dr Gaffar, setiap keluarga harus memiliki jamban dan mengetahui pentingnya buang air besar tidak sembarangan tempat yang dinilai sangat berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan.

“Indikatornya harus memiliki jamban, karena kemarin-kemarin masih ada yang tidak memiliki jamban sendiri tapi tim lapangan aktif sosialisasi dan ODF salah satu dari lima pilar STBM atau sanitasi total berbasis masyarakat,” jelasnya.

Sementara Lurah Mawang, Iswadi mengaku wilayahnya sudah 100 persen memiliki tempat jamban sehat. Menurutnya hal ini diraih berkat sosialisasi yang dilakukan secara terus menerus oleh tim lapangan dari Dinas Kesehatan setempat, termasuk Puskesmas sehingga beberapa masyarakatnya sadar pentingnya memiliki jamban.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

“Sebanyak 1.300 kepala keluarga di wilayah kami sudah memiliki jamban sendiri setelah adanya pendataan bersama kader STBM. Sebelumnya rata-rata masyarakat yang ngontrak dia bangun rumah di lahan orang lain atau pinjam pakai dan tidak memiliki jamban. Bahkan 2019 lalu kami mendapati ada rumah tidak layak huni dan sumur tanah, sehingga pemerintah kelurahan inisiatif membuatkan jamban dan sumur, bahkan sebagian masyarakat juga berinisiatif sendiri karena sering disosialisasi,” jelasnya.

Selain Kelurahan Mawang, lima kelurahan di Kecamatan Somba Opu juga mendapatkan penghargaan tersebut yakni Kelurahan Bontoramba, Tamarunang, Paccinongan, Samata dan Romangpolong.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum13 Agustus 2026 08:24
Soal Kasus Bupati Gowa, Kuasa Hukum Khaerul Aco: Kebohongan Tak Bisa Ditutup-tutupi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Kuasa Hukum Muhammad Khaerul Aco, Sangun Ragahdo, mendampingi kliennya dalam memenuhi undangan pemeriksaan penyid...
Bisnis12 Agustus 2026 20:49
Penjualan Kalla Toyota Tembus 12.558 Unit hingga Juli 2026
Penjualan Kalla Toyota mencapai 12.558 unit hingga Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu....
Ekonomi12 Agustus 2026 19:26
Kredit Perbankan Sulsel Tumbuh 5,27 Persen, Tembus Rp176,30 Triliun
Penyaluran kredit perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus tumbuh hingga Juni 2026. Total kredit mencapai Rp176,30 triliun, meningkat 5,27 persen ...
Makassar12 Agustus 2026 18:16
Munafri Pastikan Pemkot Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Bergerak Lewat Donasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semangat kepedulian dan gotong royong terus ditunjukkan Pemerintah Kota Makassar dalam membantu warga yang terdampak ...