Logo Sulselsatu

Zulham Arief dan Imran Eka Lolos Seleksi Golkar Institute

Asrul
Asrul

Senin, 05 April 2021 09:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dua kader muda DPD I Golkar Sulsel lolos mengikuti sekolah pemerintahan dan informasi publik Golkar Institute. Mereka adalah Wakil Sekretaris Bidang Komunikasi Publik Zulham Arief dan Wakil Sekretaris Bidang Kerja Sama Ormas Imran Eka Saputra.

Keduanya akan mengikuti pendidikan Executive Education Program for Young Political Leaders, di Kampus Golkar Institute, selama enam hari, 5 – 10 April 2021.

Lolosnya dua kader Golkar Sulsel ini patut dibanggakan. Mengingat, seleksi Golkar Institute sangat ketat. Bagaimana tidak, dari ratusan kader Golkar se-Indonesia yang mendaftar, hanya 40 orang yang diterima. Sementara di luar kader Golkar yang juga asal Sulsel dan lolos ada Mudassir Hasri Gani.

“Alhamdulilah saya dan Imran Eka lolos mengikuti Sekolah Pemerintahan dan Kebijakan Publik Golkar Institute. Seleksinya sangat ketat. Mulai wawancara substansi dan wawancara administrasi hingga penulisan esai tentang gagasan politik calon peserta kedepan,” kata Zulham Arief.

Sekolah pemerintahan dan informasi publik Golkar Institute dibuka langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Begitupun pematari yang dihadirkan merupakan tokoh-tokoh mumpuni.

Diantaranya Menpora Zainudin Amali, Mendikbud Nadiem Makarim, Direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi, Direktur Binar Academy Alamanda Shantika, Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian, dan rencana juga dihadiri Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Selain itu ada Akbar Tandjung, Effendi Gazali, Dino Patti Djalal, Prof. Kishore Mahbubani, Prof. Ginandjar Kartasasmita, Prof. Eduardo Araral, Prof. Lili Romli, Dr. Doli Kurnia Tandjung, Mulya Amri, Meutya Hafid, Mulya Amri, Prof. Dr. Budi Susilo Soepandji, Prof Rhenald Kasali, Airin Rachmi Diani, dan Prof. Hamdi Muluk.

Sebelumnya, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan Golkar Institute adalah sebuah terobosan baru partai beringin.

Menurutnya, Golkar Institute adalah wujud nyata kesadaran partai akan pentingnya pendidikan, inovasi dan ide untuk mendorong perkembangan partai politik dalam dinamika zaman yang terus berubah.

“Golkar Institute adalah cermin dari tekad kita untuk memajukan bangsa Indonesia lewat peranan politik yang inovatif, cerdas, kreatif, dan bermartabat,” kata Airlangga.

Melalui Golkar Institute, Airlangga berharap akan lahir semakin banyak lagi politisi beringin yang tangguh, tokoh-tokoh yang memiliki pengetahuan, intuisi dan penciuman politik yang tajam.
Sekaligus memiliki bekal pengetahuan yang luas, kearifan jiwa yang mendalam, pemahaman kebijakan yang canggih, serta kemampuan leadership yang efektif.

Airlangga menginginkan bahwa politik adalah arena percaturan kekuasaan.
Bagi Partai Golkar kekuasaan tanpa arah adalah bagaikan kapal yang berjalan tanpa tujuan yang jelas.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik06 November 2026 22:31
Ribuan Massa Padati Puncak Harlah NasDem ke-15 di Sidrap, 212 Kader Penggerak Dilantik
SULSELSATU.com, SIDRAP – Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan resmi dimulai, Jumat (6/11/2026) malam...
Metropolitan06 November 2026 21:42
AESI Ajak Jurnalis Nasional dan Daerah Kawal Proyek PLTS
SULSELSATU.com, JAKARTA – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menggelar Media Training bertema “Penguatan Kapasitas Media dalam Diskurs...
News06 November 2026 21:34
Vale Indonesia Dukung Penguatan Kapasitas Pemuda Morowali Lewat Bahopombine Youthcamp 2026
Ratusan pemuda mengikuti Bahopombine Youthcamp 2026 yang digelar Karang Taruna Desa Kolono pada 30 Oktober hingga 1 November 2026....
Hukum06 November 2026 19:54
Kejati Sulsel Beberkan Bukti Chat WhatsApp hingga Audit BPKP di Praperadilan Bahtiar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) membeberkan sejumlah bukti baru dalam sidang kesimpulan praperadi...