Logo Sulselsatu

Sosbang di Tallo, Legislator Golkar Debbie Rusdin Ajak Warga Tangkal Radikalisme

Asrul
Asrul

Minggu, 18 April 2021 21:27

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulsel, dari Fraksi Golkar, Debbie Purnama Rusdin melakukan sosialisasi nilai-nilai kebanggasaan (Sosbang) bersama warga masyarakat Tallo, berlangsung di Aula Serba Guna SMKN 5, Jl Sunu, Makassar. Minggu (18/4/2021).

Sosialisai nilai nilai kebanggasaan yang mengangkat tema “Keagamaan” itu menghadirkan Narasumber Dosen UIN Alauddin Makassar, Dr. Shuhufi Abdullah S.Ag dan Suharto S.Ag Mag.

Pada kesempatan itu Debbie Rusdin meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadapa pahan terorisme dan menganjurkan kepada masyarakat agar menjalankan perintah perintah agama dengan Alquran.

“Agama seharusnya dapat dipahami tanpa mengorbankan ajaran-ajaran dasar agama dan sebaliknya. Bukan pemahaman yang bersifat radikal, ekstrim atau liberal. Masyarakat agar menjalankan perintah perintah agama dengan Alquran,” harap Debbie Purnama Rusdin.

Dosen UIN Alauddin Makassar, Shuhufi Abdullah menyampaikan untuk mencegah paham radikalisme agar berpegang teguh pada prinsip dasar Islam Rahmatan Lil Alamin.

“Jika ada ajarah yang bertentangan dengan Rahmatan Lil Alamin “Rahmat bagi seluruh alam semesta”, itu adalah ajaran yang menyesatkan. Ajaran agama itu tidak boleh bertentangan dengan prinsip dasarnya. Jaga anakta dengan ajaran ajaran yang menyesatkan. Beragama perlu perimbangan informasi, jangan menutup diri,” kata Shuhufi Abdullah.

Lanjut Shuhufi Abdullah mengatakan agar masyarakat meningkatkan hubungan Ukhuwa, persaudaraan antara sesama yang sudah ditanamkan dalam agama.

“Tidak ada alasan membenci sesama. Jangan mencaci orang, karena kita sudah diikat dengan persaudaraan, yang sudah ditanamkan dalam ajaran agama yakni Ukhuwa,” jelas Shuhufi Abdullah.

Dosen UIN meminta umat Islam
taat beragama, karena kekacauan itu terjadi karena tidak taat beragam. “Dorong keluarga kita taat beragama. Karena kalau taat itu saling mempercayai dan tidak saling mencurigai. Pondasi keagaaman, adalah selalu berbaik sangka, jauhi prasangka buruk,” ujarnya

Sementara Atto Suharto menyampaikan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar tidak bisa dipisahkan dengan nilai nilai kebangsaan dan agama.

“Nilai kebangsaan dan agama saling terkait. Sekarang ini banyak upaya ingin memecah belah bangsa ini. Jangan kita Islam sebagai mayoritas memaksakan kehendak kepada minoritas, kita harus saling menghargai, karena Bangsa ini lahir dari keberagaman. Mari menata diri kita, memperbaiki diri kita dihadapan Allah SWT. Di bulan ramadan ini perbaiki diri dan amal kita,” harap Atto Suharto.

Sosialisasi tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan dengan jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News06 November 2026 12:09
Vale Indonesia Bangun 16 Kolam Pengendap di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat sistem pengelolaan air di kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Sulawesi Tenggara, untuk mengantisipasi pen...
News06 November 2026 10:35
Griya Singgah Pasien YBM PLN Bantu Pasien Kurang Mampu dari Luar Daerah
Griya Singgah Pasien (GSP) Makassar telah melayani 87 pasien dan 98 pendamping sejak mulai beroperasi pada 20 Juni hingga 31 Oktober 2026....
Pendidikan06 November 2026 06:35
Pelindo Mengajar di SMAN 5 Makassar, Salurkan Bantuan Pendidikan Rp50 Juta
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp50 juta kepada SMA Negeri 5 Makassar melalui program Pelindo Me...
Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...