Logo Sulselsatu

Tak Ingin Ada Duel, DPW PPP Harap Aras-Fauzan Duet 5 Tahun Mendatang

Asrul
Asrul

Minggu, 25 April 2021 21:33

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perseteruan antara Imam Fauzan dengan HM Aras pada perhelatan Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Sulsel 22-23 Mei mendatang bisa segera titik temu.

Pengurus DPW PPP Sulsel berharap agar Imam dan Aras tak berduel, tetapi justru duet untuk kepentingan partai berlambang kabbah ini ke depan.

“Fauzan adalah kader masa depan yang baik untuk PPP. Tapi untuk sekarang ini, saya masih sangat mengharapkan Haji Aras menjadi Ketua DPW. Jadi kita di PPP, masih mengharapkan Haji Aras menjabat ketua untuk satu periode ke depan. Tapi pasangannya harus dengan Fauzan sebagai sekretaris,” kata pengurus DPW PPP Sulsel tertua, Mansyur Palewai, dalam keterangannya, Minggu (25/4/2021).

Mansyur yang merupakan kader PPP sejak tahun 1977 ini, menyarankan Fauzan untuk sadar diri akan kapasitas dan pengalamannya yang terbilang “belum cukup umur”. Fauzan yang baru berusia 24 tahun menjadi kader PPP jelang Pileg 2019, usai menyelesaikan Pendidikan S1 di Universitas James Cook Singapura.

Sementara, Muhammad Aras memulai karirnya di PPP sebagai Wakil Bendahara DPW PPP Sulsel pada tahun 2005, kemudian menjadi bendahara dan sekretaris di era ketua Amir Uskara.

Doktor Ilmu Administrasi Publik ini menjabat Ketua DPW PPP Sulsel sejak 2016 dan didaulat menjadi Ketua Forum Ketua DPW PPP se-Indonesia. Namun sejak menjabat Anggota DPR RI, Aras memilih turun menjadi Sekretaris Forum Ketua DPW PPP se-Indonesia.

“Saya melihat kepentingan partai ke depan. Betul jika ada ada yang menilai Fauzan masih sangat muda, belum matang dalam politik, harus sadar diri belum berpengalaman. Fauzan adalah kader masa depan yang baik untuk PPP, tapi bukan sekarang. Lima tahun berikutnya Insya Allah,” tandas Mansyur.

Sementara itu, Pakar politik dari Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arief Wicaksono sependapat jika Fauzan sebaiknya menurunkan ambisinya merebut jabatan ketua DPW dan mengalah menjadi sekretaris.

Menurut Arief, Fauzan masih minim pengalaman. Sementara memimpin partai setua PPP membutuhkan pemimpin yang kaya akan pengalaman.

“Umur kan masih sangat muda, masih panjanglah nafas untuk berproses memperkaya pengalaman dulu. Kalau Imam Fauzan mau didorong secara instan begitu, jangan sampai terjadi kekeroposan nanti, karena pondasinya belum kuat,” jelas Arief.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik06 November 2026 22:31
Ribuan Massa Padati Puncak Harlah NasDem ke-15 di Sidrap, 212 Kader Penggerak Dilantik
SULSELSATU.com, SIDRAP – Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan resmi dimulai, Jumat (6/11/2026) malam...
Metropolitan06 November 2026 21:42
AESI Ajak Jurnalis Nasional dan Daerah Kawal Proyek PLTS
SULSELSATU.com, JAKARTA – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menggelar Media Training bertema “Penguatan Kapasitas Media dalam Diskurs...
News06 November 2026 21:34
Vale Indonesia Dukung Penguatan Kapasitas Pemuda Morowali Lewat Bahopombine Youthcamp 2026
Ratusan pemuda mengikuti Bahopombine Youthcamp 2026 yang digelar Karang Taruna Desa Kolono pada 30 Oktober hingga 1 November 2026....
Hukum06 November 2026 19:54
Kejati Sulsel Beberkan Bukti Chat WhatsApp hingga Audit BPKP di Praperadilan Bahtiar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) membeberkan sejumlah bukti baru dalam sidang kesimpulan praperadi...