Logo Sulselsatu

Bupati Gowa Harap Penyusunan RPJMD Harus Miliki Manfaat untuk Masyarakat

Asrul
Asrul

Jumat, 30 April 2021 15:53

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2021-2025 didorong agar fokus pada kegiatan pembangunan daerah yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat secara menyeluruh.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, hal yang tidak kalah penting dalam penyusunan RPJMD kali ini yaitu dalam memilih program harus lebih jelas dan memiliki manfaat bagi masyarakat. Sementara jika program tersebut dinilai tidak mencapai hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan.

“Rasionalisme dalam pemilihan program kegiatan dan sub kegiatan yang tidak jelas dan tidak memiliki nilai manfaat bagi masyarakat sebaiknya tidak dilaksanakan. Karena berdasarkan arahan dari pusat beberapa waktu lalu program harus berfokus pada tiga prioritas yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya, Jumat (30/4/2021).

Bupati Adnan meminta kepada seluruh SKPD lingkup Pemkab Gowa agar dalam menyusun RPJMD untuk lima tahun ke depan lebih dijabarkan dalam bentuk sasaran, program dan indikator kinerjanya.

“Seluruh SKPD agar dapat menjabarkan visi misi sebaik-baiknya dengan cara menyusun sasaran, program prioritas, indikator kinerja dan datanya tersedia dengan relevan yang terkait langsung dengan pencapaian visi misi,” ungkapnya.

Ia berharap semua pimpinan dan aparatur di perangkat daerah serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka dan memiliki visi kedepan, serta terintegratif dan inovatif.

“Harapan kami penyelenggaraan pembangunan empat tahun yang akan datang akan lebih terarah terukur dan akuntabel serta menjawab isu-isu strategis yang ada,” harapnya.

Sementara, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad mengatakan, pelaksanaan Forum Konsultasi ini merupakan salah satu rangkaian proses penyusunan RPJMD yang kemudian dilanjutkan dengan proses pemberian masukan dan kesepakatan. Termasuk pula rancangan awal RPJMD oleh DPRD, kemudian asistensi ke pemerintah provinsi yang kemudian nantinya dilanjutkan ke tahap musrenbang RPJMD lalu akhirnya proses legislasi.

“Seluruh tahapan ini harus selesai dalam waktu 6 bulan sejak pelantikan kepala dan wakil kepala daerah terplih, sehingga keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan dalam penyusunan RPJMD ini,” katanya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...