Logo Sulselsatu

Rangga Sapa Konstituennya di Takalar Lewat Program Sosper Wajib Belajar

Asrul
Asrul

Sabtu, 01 Mei 2021 23:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, TAKALAR – Anggota DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga kembali melaksanakan penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah, di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar, Sabtu (1/5/2021).

Sosialisasi Perda ini dihadiri beberapa tokoh perwakilan masyarakat dari berbagai kelurahan di wilayah kecamatan tersebut.

Mantan Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin sebagai narasumber utama dalam pemaparannya bahwa pendidikan menengah sudah merupakan hal wajib sehingga tidak ada alasan untuk tidak menyekolahkan anak anak pada jenjang pendidikan ini.

Selama ini kendala yang dihadapi masyarakat kurang mampu hanya pada persoalan kebutuhan dasar seperti seragam sekolah, tas dan sepatu karena pemerintah sudah hadir untuk memfasilitasi dan mengambil peran mengatasi persoalan tersebut agar menjadi tugas dan kewajiban pemerintah menyediakan pendidikan dasar dan menengah sebagaimana yang diatur dalam Perda ini.

“Memang harapan masyarakat yang kurang mampu pemerintah hadir ketika ada kondisi seperti itu terjadi di tengah masyarakat,” kata Burhanuddin Baharuddin.

Rangga penanggungjawab kegiatan ini tampil pula sebagai pembicara menyampaikan bahwa dalam menyebarluaskan sebuah regulasi yang penting diketahui masyarakat tentu tidak mengenal waktu dan tempat.

Rangga menjelaskan secara umum terkait isi Perda Nomor 2 Tahun 2017 ini bahwa yang melatarbelakangi regulasi tentang wajib belajar pendidikan menengah diinisiasi oleh DPRD Provinsi Sulawesi Selatan karena adanya kondisi sosial masyarakat dan orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya pada tingkat SMA/SMK karena tidak mampu menyiapkan kebutuhan dasar diantaranya pakaian seragam dan alat kelengkapan sekolah lainnya.

Lebih lanjut politisi Golkar Sulsel ini sangat menyayangkan jika hanya persoalan kebutuhan dasar sehingga ada anak yang tidak dapat mengenyam pendidikan menengah.

“Hal seperti ini tidak boleh menjadi penghambat untuk memperoleh pendidikan menengah apalagi tingkat kepedulian pemerintah saat ini terhadap bidang pendidikan sudah sangat tinggi,” ujar Rangga.

Kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan ceramah dengan materi nilai-nilai keagamaan yang dibawakan oleh Ustadz Muh Agus Nyarrang terkait hikmah ramadhan dalam menghadapi kondisi pandemi covid 19.

“Semangat ramadhan tidak menjadi surut hanya karena adanya kondisi yang belum normal dimana kita masih tetap menjalankan protokol kesehatan untuk tetap saling menjaga diri dan orang lain,” pungkas Ustaz Agus.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News06 November 2026 12:09
Vale Indonesia Bangun 16 Kolam Pengendap di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat sistem pengelolaan air di kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Sulawesi Tenggara, untuk mengantisipasi pen...
News06 November 2026 10:35
Griya Singgah Pasien YBM PLN Bantu Pasien Kurang Mampu dari Luar Daerah
Griya Singgah Pasien (GSP) Makassar telah melayani 87 pasien dan 98 pendamping sejak mulai beroperasi pada 20 Juni hingga 31 Oktober 2026....
Pendidikan06 November 2026 06:35
Pelindo Mengajar di SMAN 5 Makassar, Salurkan Bantuan Pendidikan Rp50 Juta
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp50 juta kepada SMA Negeri 5 Makassar melalui program Pelindo Me...
Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...