Logo Sulselsatu

Reses di 5 Kecamatan, Ini Aduan Warga ke Legislator Golkar Debbie Rusdin

Asrul
Asrul

Jumat, 07 Mei 2021 20:02

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Reses anggota DPRD Sulawesi Selatan, Debbie Purnama Rusdin bersama warga Kecamatan Wajo, yang berlangsung di Hotel Miko Jln Banda Makassar, Jumat (7/5/2021). Ini telah menutup rangkaian reses Masa Sidang III Tahun 2020 / 2021 Politisi Golkar tersebut.

Sebelumnya Debbie Rusdin telah melakukan tatap muka di empat titik bersama warga Kecamatan Tamalate, Mamajang, Rapoccini dan Bontoala.

Dari lima Kecamatan konstituen yang ditemui dalam tatap muka itu, dominan warga mempertanyaakan tentang penyaluran dan pendataan bantuan sosial.

Debbie Rusdin usai melakukan reses juga mengungkapkan bahwa dari lima titik reses tatap muka dilakukan warga banyak mepertanyakan tentang bantuan sosial, seperti PKH dab BLT.

“Ahamdulillah. Saya sudah melakukan kewajiban saya sebagai perwakilan di DPRD, menyerap aspirasi warga di 5 titik. Dalam tatap muka bersama warga, rata rata mereka mempertanyakan tentang bantuan dan pendataan bantuan sosial berupa BLT dan PKH yang dinilai tidak tepat,” ujar Debbie Rusdin.

Debbie Rusdin menegaskan terkait carut marutnya pembagian dan pendataan bantuan sosial di masyarakat akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Masalah sosial memang adalah rama saya di DPRD, saya akan bahas ini di komisi dan berkoordinasi dengan pihak terkait baik itu di dinas sosial provinsi maupun kota,” tegas Anggota Komisi E DPRD Sulsel itu.

Seperti diketahui saat ini baik pemerintah pusat maupun daerah terus melakukan upaya perbaikan data dengan cara melakukan validasi dan singkronisasi data untuk bantuan sosial.

Dalam reses tersebut selain terkait bantuan sosial warga juga meminta pemerintah pengawasan guru ditingkatkan, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap mutu pendidikan anak.

“Bu dewan tolong pengawasan terhadap guru ditingkatkan. Seperti di SD Butung 1 dan 2 Impres murid terus berkurang setiap tahun, ini karena mutu pendidikan kurang di sekolah itu,” ujar Muslimin Warga Kelurahan Wajo.

Warga lainnya di Kecamatan Wajo meminta Debbie Rusdin memperjuangkan sarana keterampilan untuk pembinaan muda mudi.

Menanggapi hal tersebut Debbie Rusdin mengatakan meski pun bukan kewenangannya provinsi untuk SD, tapi akan menyampaikan aduan warga ini ke pihak pemerintah kota.

“Meskipun sekolah SD bukan kewenangan provinsi, tapi saya akan sampaikan ini ke pemerintah kota. Insya Allah pembinaan ketarampilan muda mudi di Kelurahan Meyalu Baru saya akan perjuangkan,” ucap Debbie Rusdin.

Selama melalukam reses di Lima Kecamatan Debbie Rusdin tetap menerapkan protokol kesehatan.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...