Logo Sulselsatu

“Kita Jangan Lengah, Tetap Menjaga Ketat Protkes” Pesan Legislator Demokrat ke Warga

Asrul
Asrul

Minggu, 09 Mei 2021 14:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kasus pandemi Covid-19 di Indonesia terkhusus di Kota Makassar belum juga reda, protokol kesehatan diharap tetap dijalankan secara ketat.

Hal itu juga terus dikampanyekan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Haidar Madjid kepada warga di Daerah Pemilihannya saat melakukan reses.

“Kita sama-sama dikejutkan dengan Negara di India, terjadi tsunami pandemi Covid-19 disana. Ternyata, sumbernya masyarakat tidak patuh Protokol Kesehatan ditambah lagi pemerintahnya lengah,” kata Haidar saat reses masa sidang pertama, di Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu (9/5/2021).

Politisi asal Partai Demokrat ini mengemukakan, serangan gelombang kedua Covid-19 di India itu terjadi karena warganya menyepelekan aturan protkes. Meskipun kurva penyebaran virus sudah melandai, namun kesalahannya, pemerintah setempat malah melonggarkan dengan membuka ruang pelaksanaan acara keagamaan.

Sehingga kegiatan itu dihadiri jutaan orang, membuat virus mudah sekali menyebar, lalu terjadi tsunami korona, dimana-mana orang terkapar bahkan oksigen sangat sulit didapatkan.

“Situasi Makassar saat ini lebih longgar, dari tahun sebelumnya. Kita berharap pandemi ini cepat berlalu. Tetapi, ingat, kita jangan lengah dengan suasana seperti ini, tetap menjaga ketat protkes. Sebab, kita sama-sama tidak inginkan kejadian di India terjadi disini,” paparnya menegaskan.

Selain itu, Pemerintah Kota Makassar telah melakukan upaya pencegahan secara massif, melalui program Makassar Recover. Program itu, kata dia, diharapkan, bisa menekan penularan. Kendati demikian, semua dikembalikan kepada masyarakat serta kesadarannya untuk tetap konsisten mengenakan masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar itu pun menyayangkan, perilaku masyarakat yang memadati mal untuk berbelanja kebutuhan lebaran, kemudian menciptakan kerumunan orang, beberapa hari lalu, itu sangat riskan terjadinya penularan.

“Saya berharap dan mengingatkan kita semua disini, tidak ikut-ikutan belanja di Mal, dan pusat perbelanjaan lainnya diwaktu bersamaan sampai desak-desakan, karena itu sangat rentan penularannya. Mudah-mudahan masyarakat kita selalu sadar akan potensi penularan,” ujar Ketua Fraksi Demokrat tersebut.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News06 November 2026 12:09
Vale Indonesia Bangun 16 Kolam Pengendap di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat sistem pengelolaan air di kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Sulawesi Tenggara, untuk mengantisipasi pen...
News06 November 2026 10:35
Griya Singgah Pasien YBM PLN Bantu Pasien Kurang Mampu dari Luar Daerah
Griya Singgah Pasien (GSP) Makassar telah melayani 87 pasien dan 98 pendamping sejak mulai beroperasi pada 20 Juni hingga 31 Oktober 2026....
Pendidikan06 November 2026 06:35
Pelindo Mengajar di SMAN 5 Makassar, Salurkan Bantuan Pendidikan Rp50 Juta
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp50 juta kepada SMA Negeri 5 Makassar melalui program Pelindo Me...
Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...