SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) terus mendorong pasar tani mengurai kerumunan di pasar-pasar tradisional selama masa pandemi Covid-19. Rabu (2/6/2021).
Kepala DTPHP Sulsel Andi Ardin Tjatjo mengatakan perkembangan teknologi saat ini dimanfaatkan agar memberikan kemudahan kepada masyarakat, apalagi dimasa pandemi Covid-19.
Selain itu, pihaknya telah mengintensifkan gerai-gerai Toko Tani Indonesia (TTI) yang sudah ada di 24 Kabupaten dan Kota, tampilannya pun dikemas lebih menarik.
“Ini sudah dari dulu cuman harus lebih intensif sekarang kan apalagi kita dilarang terlalu banyak berkerumun sehingga memang ada semacam itu pasar-pasar tani,” katanya.
Ia menjelaskan dengan hadirnya TTI ini, kebutuhan pertanian maupun pangan dapat terpenuhi.
“Bagian dari mendekatkan pertanian modern kepada masyarakat disitu ada bibit ada benih itukan diperkenalkan. Sekarangkan teknologi sudah mendukung seperti online itu bisa mendukung pertanian mereka bisa belajar,” ujarnya.
Selain itu, Andi Ardin berharap TTI ini dapat membantu para petani menjual atau memasarkan hasil pertanian produksinya.
“Jadi semua sarana bisa digunakan, itu dalam bentuk retail bisa masuk kemana- mana. Memperbaiki kemasan sehingga kita menjadi pertanian yang majulah, bisa mandiri dan modern hampir semua kabupaten ada,” pungkasnya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar