Logo Sulselsatu

Dewan Ingatkan Disdik Makassar Agar Masalah PPDB Tak Terulang Lagi

Asrul
Asrul

Rabu, 16 Juni 2021 14:17

Al Hidayat Syamsu. (ist)
Al Hidayat Syamsu. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengingatkan agar permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak terjadi lagi tahun ini.

Sekretaris Komisi D DPRD Makassar, Sahruddin Said juga mengingatkan agar pihak pelaksana PPDB tidak main-main dalam menyukseskan kegiatan ini. Utamanya, bagi pihak operator sekolah.

“Jangan ada yang coba main-main di operator. Kemarin (tahun lalu) saya dapat ada yang berani memasukkan data fiktif. Kemarin masih kami kasih teguran dan kali ini kalau berani lakukan lagi pasti akan kita laporkan,” kata Ajid, sapaannya di Kantor DPRD Makassar, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebut peran Diskominfo Kota Makassar selaku penyedia jaringan harus mampu mengatasi persoalan provider.

“Karena kemarin (tahun lalu) ada isu provider, saya sangat yakin (selesai) karena penjelasannya betul-betul meyakinkan kita. Karena kami juga bisa tertipu dengan kata-kata. Tapi nanti apakah betul dia bisa buktikan sistem bisa berjaan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Makassar, Al Hidayat Syamsu mengatakan secara garis besar, pihaknya tak ingin lagi ada permasalahan yang terjadi di tahun ini.

Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan

“Kami melihat Disdik sudah siap dalam konteks PPDB yang dalam sistem titik koordinat berganti sistem 3 tahap, dulu 2 sekolah sekarang 3 sekolah jadi itu secara otomatis lulus artinya ada dari Disdik menjamin semua bisa terakomodir sesuai dengan harapan Danny Pomanto (Wali Kota Makassar),” kata legislator muda asal PDIP ini.

Selain itu, ia menekankan agar seluruh lulusan SD, baik yang berasal dari negeri maupun swasta yang masuk ke SMP dapat terakomodir.

“Sekarang menjadi pekerjaan rumah kita dari DPRD bagaimana lulusan SD masuk ke SMP, seluruh lulusan SD baik negeri dan swasta sesuai data akan terakomodir 9000 di SMP negeri makanya ini peran bagaimana membuat sekolah regrouping atau apapun itu agar bisa terakomodir di sekolah publik,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...