Logo Sulselsatu

Memasuki Masa Pancaroba, Dinkes Imbau Waspada Penyakit DBD

Asrul
Asrul

Minggu, 20 Juni 2021 08:52

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Memasuki masa pancaroba, Dinas Kesehatan Kota Parepare memberikan imbauan agar waspada terhadap penyakit DBD atau yang lebih dikenal dengan demam berdarah dengue.

Plt Kadis Kesehatan, Rahmawati mengatakan, DBD menjadi ancaman penyakit yang muncul ditengah peralihan musim hujan ke musim panas atau pancaroba, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan dalam menghadapi permasalahan itu.

“Berdasarkan data permasalahan yang selalu timbul pada masa pancaroba yaitu penyakit DBD. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menghadapi bersama dan mengantisipasi kemungkinan atau potensi meningkatnya kasus DBD dalam masa pancaroba yang terjadi saat ini,” imbuhnya.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Lahan Kosong di Belakang Kantor Dispora Parepare

Menurut dia, penyakit yang ditularkan melalui vektor terutama nyamuk, sering ditemukan pada musim peralihan. Perubahan membuat nyamuk perlu beradaptasi, termasuk dalam sistem reproduksi.

“Hal ini berpotensi meningkatkan jumlah nyamuk di lingkungan yang sekaligus menimbulkan ancaman demam berdarah. Ditambah lagi dengan daya tahan tubuh manusia yang menurun seiring terjadinya peralihan musim,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, penting masyarakat memperhatikan kebersihan rumah dan lingkungannya agar tak menjadi sarang nyamuk. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci untuk menjaga kesehatan setiap pergantian musim.

Baca Juga : Tiba di Parepare, Pj Gubernur Sulsel Tebar Benih Udang Vaname dan Tanam Pisang Cavendish

“Kami telah menyampaikan setiap Puskesmas agar mensosialisasikan PHBS kepada seluruh masyarakat, khususnya membudayakan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), sebagai upaya untuk menghindari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh faktor lingkungan yang tidak bersih,” jelasnya.

Pencegah DBD, kata Rahmawati, dilakukan dengan gerakan 3M yaitu menutup tempat penyimpanan air, menguras bak mandi dan mengubur barang-barang yang tidak terpakai, agar larva nyamuk yang akan berkembang di genangan air tidak dapat berkembang.

“Cegah gigitan nyamuk dengan memakai anti nyamuk atau obat pengusir nyamuk. Menggunakan bubuk Abate pada selokan dan penampungan air agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Fardi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...
Metropolitan23 September 2026 14:05
Munafri Serukan Zero Bullying di Sekolah, Guru dan Orang Tua Diminta Aktif Sejak Dini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan Zero Bullying atau tida...