Logo Sulselsatu

Penjelasan Kadinkes Sulsel Soal Data Covid-19

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 07 Juli 2021 14:42

Penjelasan Kadinkes Sulsel Soal Data Covid-19 

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Ichsan Mustari menegaskan tidak ada pengurangan atau penambahan Data Covid-19 Sulsel. Rabu (07/07/2021).

Menurut Ichsan, hasil pemeriksaan lab yang positif itu ada dua. Yang pertama kali diperiksa dan yang kontrol. Yang kontrol ini ada karena untuk mengetahui pasien tersebut sudah sembuh atau belum itu di hari ke 10 sampai 14. Yang dilakukan untuk dua kali untuk setiap pasien positif. Jadi tentu pemeriksaan yang dilakukan itu ada bahkan satu pasien sampai tiga kalikan. Sehingga terkumpullah dalam data itu. Sehingga kelihatan lebih banyak,” katanya.

Ia menjelaskan data pasien positif Covid-19 yang dirilis adalah data hasil pemeriksaan lab yang pertama.

Baca Juga : Dinkes Sulsel dan UNICEF Galakkan Vaksinasi dan Imunisasi Anak

Data tersebut yang dirilis satgas covid sulsel tidak diambil langsung dari data dari laboratorium melainkan dari data (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan) Litbankes Kementerian Kesehatan menggunakan aplikasi NAR (New AllRecord).

“Kami sekarang dengan sistem yang namanya NAR, kita mengambilnya dari Litbankes hasil pemeriksaan dari atau data yang dikirim oleh laboratorium ke Litbangkes. Jadi kita tidak mengumpulkan lagi data-data hasil dari laboratorium kemudian kita kompilasi kemudian kirim ke pusat. Sekarang laboratoriun langsung ke pusat. Provinsi dapatnya data dari pusat. Jadi sangat berbeda,” jelasnya.

Ia menegaskan tidak ada manipulasi data karena semua berbasis sitem dari pusat hingga daerah.

Baca Juga : Cegah Stunting, Dinkes Sulsel Siapkan Tenaga Pendamping di 240 Desa

“Jika disebut ada yang manipulasi data saya kira tidak mungkin. Karena data nasional yang dipakai bukan hanya Sulselkan, tetapi provinsi lain,” tegasnya.

Selain itu, Ichsan menjelaskan ada perbedaan data karena waktu rilis berbeda. Pemerintah pusat rilis data setiap jam 1 siang sedangkan hasil pemeriksaan laboratoriam tidak memilik waktu rilis.

“Kedua perbedaan ini bisa terjadi karena waktu rilisnya. Waktu rilis dibuat pusat itu jam 1 siang. Itu yang kita gunakan. Sementara data yang disampaikan oleh Prof Idrus itu adalah data hasil pemeriksaan laboratorium yang bahkan sampai malam. Jadi bisa berbeda nantinya, jadi dua hal yang berbeda di situ,” jelasnya.

Baca Juga : Sulsel Kebut Vaksinasi, 1.378 Pelajar Jalani Vaksinasi Sehari di SMKN 4 Makassar

Ia kembali menegaskan tidak ada niat Pemprov Sulsel dalam mengurangi atau menambah data Covid-19, Dirilisnya data agar masyarakat mengetahui bahwa pasien bertambah dan berkurang.

“Jadi kalau kita mau sandingkan sebenarnya kita harus melihat by name by address. Akan kelihatan bahwa data itu tidak ada yang dikurangi atau ditambahkan. Saya kira tidak ada niat provinsi dan kabupaten/kota mengurangi angka atau menambah data tersebut. Kami merilisnya lebih bagaimana agar semua kita bisa tahu bahwa pasien bertambah atau berkurang,” katanya.

Ia berharap mari kita mendorong masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga : Sulsel Kebut Vaksinasi, 1.378 Pelajar Jalani Vaksinasi Sehari di SMKN 4 Makassar

“Lebih penting bagi kami sebenarnya bagaimana kita semua saling mendorong dan setiap orang menjalankan protokol kesehatan saya kira itu lebih penting,” ungkapnya.

 Komentar

 Terbaru

Sulsel26 Juni 2022 22:22
Jalan Tun Abdul Razak Gowa Mulai Pengerjaan Fisik, Gubernur Sulsel: Mohon Kesabarannya
SULSELSATU.com, GOWA – Ruas jalan provinsi Jalan Tun Abdul Razak di Kabupaten Gowa saat ini sudah dilakukan pengerjaan fisik. Hal ini ditegaskan...
Makassar26 Juni 2022 21:52
Camat Tallo Tallo Tekankan Pentingnya Menanamkan Nilai-nilai Islam Sejak Dini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin bersama Ketua TP PKK Kecamatan Tallo menghadiri penamatan KB Islam Ar Rayyan tahun 20...
Video26 Juni 2022 21:33
VIDEO: Detik-detik Warga di Lakkang Caddi Berhasil Tangkap Ular Piton
SULSELSATU.com – Aksi penangkapan seekor ular jenis piton oleh warga di Lakkang caddi saat membersihkan kebun, Minggu (26/6/2022) Ular tersebut ...
OPD26 Juni 2022 21:01
Dihadapan Bupati Sidrap Dollah Mando, Syahar Janji Perjuangkan Kesejahteraan Guru Mengaji
SULSELSATU.com, SIDRAP – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Alquran (LPPTKA) Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Rem...