Logo Sulselsatu

Tolak Minta Maaf, Sampara Sarif Siap Hadapi Laporan RTQ di Polda Sulsel

Asrul
Asrul

Jumat, 06 Agustus 2021 11:33

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mantan Anggota DPRD Makassar Sampara Sarif menolak minta maaf ke Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ).

RTQ melaporkan Sampara ke Polda Sulsel pada 24 Juli. Dia diduga, melakukan pelanggaran tindak pidana ITE sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

“Saya belum tahu kalau dilaporkan, saya hanya melihat pemberitaan di media. Karena sampai saat ini saya tidak ada masalah dengan RTQ,” kata Sampara saat dihubungi, Jumat (6/8/2021).

Baca Juga : Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika

Dia juga belum tahu hal apa yang dilaporkan Ketua Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Sulsel itu. Dia juga menepis, bila melakukan pencemaran nama baik.

“Kalau pun selama ini saya memang ada grup internal DPC PPP. Keluhan-keluhan sebagai kader yang tak ingin PPP hancur dicurahkan,” tuturnya.

Sampara menyebut, bahwa sejauh ini ada yang ingin mendegradasi DPC PPP Makassar, tapi berpura-pura baik dan seolah peduli ke partai berlambang ka’bah itu.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Bantah Kecolongan Passobis Sidrap: Penangkapan Polda Jabar Hasil Kerja Sama

“Kita tidak mau PPP ini ternodai dengan oknum-oknum yang mengatasnamakan memperjuangkan PPP, padahal bukan. Justru merusak, saya tidak mau itu,” ungkapnya.

Sampara mengatakan persoalan ini akan dia hadapi, selama terkait dengan perjuangannya menyelematakan partai yang sempat mengantarkan dia menjadi wakil rakyat di DPRD Makassar.

“Saya berjuang ini untuk menjaga eksistensi PPP di Makassar. Jangan sampai ada orang tidak pantas masuk PPP justru dikasih masuk. Ini juga sebagai kritik ke pimpinan partai, agar belajar atas kasus kemarin itu. Jelas-jelas ada kesalahan, putusan bahwa dia orang narkoba tapi dipetahankan. Jadi wajar saya menuntut di grup internal saya, tidak pernah di luar.

Baca Juga : Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo Atensi APH Usut Dugaan Penyimpangan Dana Pendidikan di Takalar

“Tidak perlu minta maaf, saya dalam membela PPP akan total. Karena saya tidak mau partai dirusak,” demikian Sampara.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...