Logo Sulselsatu

Legislator Golkar Tak Kerja Maksimal, Terancam Gagal Ikut Pileg 2024

Asrul
Asrul

Kamis, 19 Agustus 2021 11:36

Taufan Pawe bersama Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali di Sinjai.
Taufan Pawe bersama Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali di Sinjai.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Taufan Pawe mengatakan pihaknya sedang menyiapkan Peraturan Organisasi (PO) terkait kerja-kerja fungsional bagi seluruh kader beringin.

PO ini akan mengatur kerja-kerja politik khususnya bagi seluruh anggota DPRD Fraksi Golkar baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Walikota Parepare itu mengatakan seluruh legislator dituntut untuk merekrut bakal calon legislatig (bacaleg) dan meningkatkan suara dua kali lipat dari perolehan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu.

Baca Juga : Resmi Dilantik Sarmuji, IAS Pasang Target Kursi DPRD Golkar di Sulsel Naik 50 Persen

“Jadi 157 anggota fraksi kita itu akan dievaluasi secara berkala setelah para DPD II merekrut 200 persen bakal Caleg. Contohnya, kalau DPD II Golkar Makassar dalam satu Daerah Pemilihan (Dapil) ada 10 Caleg di situ maka harus mendapatkan atau meraih suara dua kali lipat dari sebelumnya,” kata Taufan, Kamis (19/8/2021).

Ia mengungkapkan, kebiijakan ini akan diserahkan tugas-tugas fungsional, kerja elektoral untuk partai dan dirinya, secara khusus untuk Ketum Airlangga Hartarto.
Untuk yang tidak kerja maksimal, lanjut Taufan, maka diringankan kerja mereka dengan mengurangi 50 persen.

“Mungkin tinggal 150. Jadi kerja-kerjanya begitu, dia bekerja elektoral untuk membesarkan Partai Golkar,” ujarnya.

Baca Juga : Kader Golkar di Sulsel Rindu Bertemu Bahlil, IAS Prediksi 4 Ribu Orang Hadiri Pelantikan dan Pesta Rakyat

Walikota Parepare dua periode ini melanjutkan, jika Pemilu 2024 mendatang kader yang duduk di DPRD saat ini tidak mampu meningkatkan elektoralnya sampai 200 persen atau maksimal 150 persen maka dia terancam tak akan dimasukan sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

“Kalau dia hanya masuk bakal Caleg tetapi tidak kerja dengan baik. Jadi, di sini tantangan bagi anggota fraksi untuk menjaga konstituennya dan suaranya, dan memperlihatkan tren dan progres yang lebih baik. Itulah yang menentukan, kalau kerja elektoralnya baik maka akan dipertahankan sampai menjadi Caleg, setelah diseleksi 100 persen kursi,” tuturnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....