Logo Sulselsatu

Satu Lagi Bendungan di Gowa Bakal Beroperasi, Rencananya Diresmikan Presiden Jokowi

Asrul
Asrul

Jumat, 20 Agustus 2021 19:15

Satu Lagi Bendungan di Gowa Bakal Beroperasi, Rencananya Diresmikan Presiden Jokowi

SULSELSATU.com, GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan ikut melakukan Penutupan Pintu Terowongan Pengelak Bendungan Karalloe yang terletak di Kecamatan Biringbulu dan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Jumat (20/8/2021).

Orang nomor satu di Gowa ini berharap bendungan yang memiliki daya tampung sekitar 40 juta meter kubik ini bisa segera diresmikan dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, walaupun menurutnya hampir secara keseluruhan manfaatnya akan dirasakan oleh Kabupaten tetangga yaitu Kabupaten Jeneponto.

“Bendungan Karalloe ini memiliki daya tampung 40 juta meter kubik, dan akan mengalir kurang lebih 7.000 hektar lahan di Kabupaten Jeneponto semuanya untuk Kabupaten Jeneponto,” ujar Adnan dalam sambutannya.

Baca Juga : Gencarkan Vaksinasi Hingga ke Pasar, Pemkab dan Kodim 1409 Gowa Sasar Pedagang

Lanjut Adnan, Bendungan Karalloe ini merupakan bukan bendungan pertama di Kabupaten Gowa yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luar Kabupaten Gowa. Dia menyebutkan sebelumnya ada Bendungan Bili-bili yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Makassar dan Kolam Regulasi Nipa-Nipa yang manfaatnya dirasakan oleh Kabupaten Maros.

Sponsored by MGID

“Jadi Kabupaten Gowa memang selalu memberikan kontribusi untuk kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Insya Allah kami mendapatkan amal jariyahnya selama airnya terus mengalir maka amalnya juga akan terus mengalir untuk masyarakat Kabupaten Gowa,” tandasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menyambut baik kehadiran bendungan yang ada di wilayah Kabupaten Gowa ini. Menurutnya ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga : Cakupan Vaksinasi Pelajar di Gowa Capai 10.600 Siswa

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Gowa yang sekarang susah payah dalam pembangunan bendungan ini. Karena airnya ini hampir 100 persen jatuhnya di Jeneponto,” ungkapnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengaan Jeneberang, Adenan Rasyid dalam laporannya menyebutkan bahwa sejauh ini progres Pembangunan Bendungan Karalloe ini sudah mencapai 94,5 persen. Dirinya menargetkan pembangunan bendungan ini rampung akhir 2021 sesuai dengan jadwal batas kontrak.

Saat ini kata Adenan pekerjaan yang akan diselesaikan yaitu bagian Hollow Jet bendungan, Hoist bendungan yaitu alat untuk menggerakkan daun pintu air agar dapat dibuka dan ditutup dengan mudah dan terakhir adalah bagian taman bendungan.

Baca Juga : Peserta Seleksi CPNS di Gowa Diwajibkan Patuh Prokes Ketat dan Vaksin

“Pembangunan target selesai pada akhir tahun 2021. Tapi melihat kondisi seperti di lapangan dukungan dari Pemerintah Daerah setempat. Jadi pak Menteri optimis target bulan depan diresmikan berbarengan dengan beberapa bendungan lainnya di Sulsel oleh Bapak Presiden,” ungkapnya.

Selain itu, Adenan meyebutkan manfaat dari bendungan ini yaitu untuk irigasi lahan seluas 7004 hektar, penyedia air baku 440 liter perdetik untuk wilayah Gowa dan Jeneponto, sebagai pengendalian banjir, konservasi sumber daya air, dan sebagai tempat wisata.

“Pak Menteri selalu mengingatkan kita bahwa infrastruktur kita mempunyai fungsi teknis, fungsi estetis, dan humanis. Jadi infrastruktur kita tidak boleh kaku dan tidak boleh hanya orang-orang teknis yang mengerti tetapi harus mempunyai nilai estetis semua orang bisa menikmati dan fungsi humanis di sekitar bisa menikmatinya,” tambahnya.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Adventorial23 September 2021 00:02
Ukur Potensi ASN, Pemkot Parepare Lakukan Tes Asesmen
SULSELSATU.com, Parepare — Untuk mengukur kemampuan manajerial Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kota Pare...
Video22 September 2021 23:32
VIDEO: Syaharuddin Alrif Terima Aduan Pengusaha Peternak Ayam di DPRD Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah pengusaha peternak ayam mengadu ke DPRD Sulsel terkait lonjakan harga pakan yang dinilai terlalu tinggi. Sem...
Video22 September 2021 22:31
VIDEO: Bupati Kolaka Timur Terjaring OTT KPK Baru Menjabat 14 Minggu
SULSELSATU.com – Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (21/9/2021). Sebelum menangkap Bupati Ko...
Sponsored by MGID
Ekonomi22 September 2021 21:12
Lewat Kegiatan Memilah Sampah Menabung Emas, Pegadaian Ajak Anak-anak Jadi Pahlawan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan kegiatan Memilah Sampah Menabung Emas pada bulan Juli lalu, kini PT Pegadaian ...