Logo Sulselsatu

Dewan Setujui Anggaran APBD Perubahan Pemkab Gowa Rp1,8 Triliun

Asrul
Asrul

Selasa, 31 Agustus 2021 21:57

Dewan Setujui Anggaran APBD Perubahan Pemkab Gowa Rp1,8 Triliun

SULSELSATU.com, GOWA – Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa menyetujui Ranperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Gowa sebesar Rp1.854.081.087.633.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Badan Anggaran DPRD, Irmawati pada Rapat Paripurna Penetapan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Pemkab Gowa Tahun Anggaran 2021 secara virtual, Selasa (31/8/2021).

Ia menyebutkan pada anggaran perubahan tahun 2021 mengalami penambahan sebesar Rp.12.669.895.098,- atau naik 0,68% dari anggaran pokok sebesar Rp.1.841.411.192.535,- sehingga anggaran setelah perubahan menjadi sebesar Rp. 1.854.081.087.633.

Baca Juga : Gencarkan Vaksinasi Hingga ke Pasar, Pemkab dan Kodim 1409 Gowa Sasar Pedagang

Dirinya menjelaskan bahwa perubahan anggaran pendapatan daerah, dialokasikan dalam kelompok belanja yaitu kelompok belanja operasi dan belanja modal. Dalam perubahan APBD ini, belanja operasi mengalami kenaikan sebesar Rp.84.890.393.809,- atau naik 6,75% dari anggaran pokok sebesar Rp.1.257.569.701.403,- , sehingga anggaran setelah perubahan menjadi sebesar Rp.1.342.460.095.212,.

Sponsored by MGID

Kemudian penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp. 382.658.119.206,- pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp. 12.283.668.973,-. surplus penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 370.374.450.233,. sehingga sisa lebih pembiayaan tahun berkenaan sebesar Rp. 0,-.

“Sesuai hasil pembahasan kami bersama TPAD Pemkab Gowa sejak penyerahan, pemandangan fraksi, hingga hari ini, kami menyetujui Ranperda Perubahan APBD Gowa TA 2021 untuk disahkan menjadi Perda,” ungkapnya.

Baca Juga : Cakupan Vaksinasi Pelajar di Gowa Capai 10.600 Siswa

Lebih lanjut Irmawati mengatakan, Anggaran Perubahan Tahun 2021 ini masih berfokus pada Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada sektor kesehatan, jaring pengaman sosial, dan pemulihan perekonomian dikarenakan Pandemi Covid-19 masih melanda Kabupaten Gowa dan Indonesia secara keseluruhan.

“Kondisi anggaran perubahan pada APBD Perubahan dipengaruhi adanya pandemi Covid-19 namun pusat dan daerah telah menyiapkan beberapa strategi untuk melakukan penanganan seperti penambahan anggaran di sektor kesehatan, jaring pengaman sosial, pemulihan ekonomi serta memastikan ketersedian anggaran dengan tetap mengutamakan tiga program prioritas ini,” tambahnya.

Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku proses dan tahapan pembahasan ranperda APBD perubahan tahun 2021 sangat efisien dalam hal waktu dan dengan suasana yang mencerminkan kebersamaan serta sinergitas antara legislatif dengan eksekutif, sehingga proses ini telah memenuhi tahapan perencanaan dan siklus anggaran yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.

Baca Juga : Peserta Seleksi CPNS di Gowa Diwajibkan Patuh Prokes Ketat dan Vaksin

“Secara garis besar struktur perubahan APBD Kabupaten Gowa tahun 2021 sudah termasuk penerimaan pinjaman PEN dan alokasi belanjanya serta penyertaan modal kepada PT Bank Sulselbar sebesar Rp 5 miliar yang telah disepakati bersama,” katanya.

Ia mengaku pelaksanaan perubahan APBD ini akan dimanfaatkan seoptimal mungkin tanpa mengabaikan segala aturan dan perundang-undangan dalam pelaksanaan belanja daerah serta prinsip-prinsip anggaran terutama prinsip efisiensi dan efektivitas anggaran untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gowa.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran DPRD yang memberikan saran serta masukan dengan tim anggaran pemerintah daerah, sehingga ranperda APBD perubahan akan menjadi lebih baik dan tetap dalam koridor hukum,” pungkasnya.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Adventorial23 September 2021 00:02
Ukur Potensi ASN, Pemkot Parepare Lakukan Tes Asesmen
SULSELSATU.com, Parepare — Untuk mengukur kemampuan manajerial Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kota Pare...
Video22 September 2021 23:32
VIDEO: Syaharuddin Alrif Terima Aduan Pengusaha Peternak Ayam di DPRD Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah pengusaha peternak ayam mengadu ke DPRD Sulsel terkait lonjakan harga pakan yang dinilai terlalu tinggi. Sem...
Video22 September 2021 22:31
VIDEO: Bupati Kolaka Timur Terjaring OTT KPK Baru Menjabat 14 Minggu
SULSELSATU.com – Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (21/9/2021). Sebelum menangkap Bupati Ko...
Sponsored by MGID
Ekonomi22 September 2021 21:12
Lewat Kegiatan Memilah Sampah Menabung Emas, Pegadaian Ajak Anak-anak Jadi Pahlawan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan kegiatan Memilah Sampah Menabung Emas pada bulan Juli lalu, kini PT Pegadaian ...