Logo Sulselsatu

Tekan Angka Kematian Ibu Hamil, Pemkab Gowa Hadirkan Program RTK+

Asrul
Asrul

Senin, 11 Oktober 2021 20:05

Adnan Purichta Ichsan. Ist
Adnan Purichta Ichsan. Ist

SULSELSATU.com, GOWA – Guna menekan angka kematian ibu hamil, Pemerintah Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Lembaga Jaringan Aspirasi Pelayanan (JAS Publik Gowa) dan sejumlah pihak pendukung tentang pengembangan Pilot Program Rumah Tunggu Kelahiran Plus (RTK+) Kabupaten Gowa.

“Kehadiran Rumah Tunggu Plus atau RTK+ ini merupakan solusi yang tepat untuk menekan angka kematian ibu,” ujar Adnan saat Melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama di Baruga Karaeng Pattingalloang Kantor Bupati Gowa, Senin (11/10).

Apalagi kata Adnan, angka kematian ibu masuk dalam target sustainable development Goals atau SDGs. Dimana dalam target yang ingin dicapai pada tahun 2030 mengurangi rasio angka kematian ibu menajdi kurang dari 70 per 100.000 kelahiran.

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Khusus di Kabupaten Gowa, orang nomor satu di Gowa ini menyebutkan bahwa pada tahun 2020 ternyata sebanyak 111 per 100.000 kelahiran. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa menyebutkan bahwa tahun 2020 tercatat sebanyak 15 kasus dan ini lebih tinggi sedikit dibandingkan tahun 2019 yaitu 14 kasus.

“Dengan demikian dibutuhkan kerja keras dari semua pihak agar dalam waktu 10 tahun kedepan kita dapat mencapai target tersebut. Olehnya itu, yang paling penting adalah perlunya perbaikan layanan kesehatan bagi ibu di Kabupaten Gowa,” jelasnya.

Olehnya itu, dirinya menyebutkan tujuan pendirian RTK+ ini untuk memastikan bahwa ibu hamil berada dalam jarak yang terjangkau dengan fasilitas kesehatan untuk memperoleh pertolongan dan perawatan yang aman dalam situasi gawat darurat, terutama bagi ibu hamil berisiko tinggi.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

“Melalui RTK+ yang dilengkapi tenaga kesehatan terlatih dan terhubung dengan fasilitas kesehatan, maka kemungkinan tanda-tanda bahaya dapat dideteksi secara dini dan ibu hamil yang aksesnya jauh dari fasilitas kesehatan tidak perlu menemukan perjalanan yang jauh untuk mendapatkan pelayanan yang tepat,” ungkapnya.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini berharap program ini berjalan dengan baik dan berfungsi secara optimal. Olehnya itu, dirinya juga meminta dukungan dari semua pihak yang terlibat dalam Pilot Program RTK + ini.

“Untuk memastikan ini berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama, maka kami juga meminta kesediaan USAID agar dapat tetap memfasilitasi pilot program ini hingga benar-benar berhasil dan dapat menjadi model pengelolaan RTK untuk direplikasi di daerah lain di Sulawesi Selatan,” harapnya.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

Deputy Director Health Section, USAID, Daryl Martyris mengaku sangat gembira bisa memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Gowa khususnya dalam program ini. Menurutnya ini merupakan contoh yang bisa dijadikan modal bagaimana kerjasama pemerintah dan non pemerintah untuk menangani maslah kesehatan masyarakat, khususnya angka kematian ibu melahirkan.

“Kami sangat menghargai komitmen dari pemerintah Kabupaten Gowa sejak awal dan hingga penandatanganan nota kesepakatan RTK ini. Melalui kepemimpinan dan visi Bapak Bupati Gowa dan kerja keras seluruh jajarannya . Kami yakin RTK+ ini dapat diperluas dan direplikasi ke berbagai daerah di Kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Pusat Pusat Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Komaryani , dirinya juga mengapresiasi Program RTK+ ini dan berharap ini bisa direplikasi di daerah lain di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Pedagang Pasar Sungguminasa Ungkap Harga Cabai Rawit Sudah Turun

“Tentunya ini menjadi suatu model baru bagi dunia kesehatan. Kedepan bisa nanti kita lakukan di daerah-daerah Kabupaten /Kota lainnya di Sulawesi Selatan bahkan di Indonesia,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...