Logo Sulselsatu

Bupati Takalar Perkenalkan Kearifan Lokal Balla Barakka ke Bupati Wajo

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 21 Oktober 2021 15:43

Bupati Takalar Syamsari Kitta, didampingi Sekda Takalar Muh. Hasbi, dan Guru Besar Universitas Prof Aminuddin Salle, memperkenalkan secara langsung kearifan lokal Balla Barakka ke Bupati Wajo, Amran Mahmud, di dusun Ta’buncini, Kecamatan Galesong, (Ist)
Bupati Takalar Syamsari Kitta, didampingi Sekda Takalar Muh. Hasbi, dan Guru Besar Universitas Prof Aminuddin Salle, memperkenalkan secara langsung kearifan lokal Balla Barakka ke Bupati Wajo, Amran Mahmud, di dusun Ta’buncini, Kecamatan Galesong, (Ist)

SULSELSATU.com, TAKALAR – Bupati Takalar Syamsari Kitta, didampingi Sekda Takalar Muh. Hasbi, dan Guru Besar Universitas Prof Aminuddin Salle, memperkenalkan secara langsung kearifan lokal Balla Barakka ke Bupati Wajo, Amran Mahmud, di dusun Ta’buncini, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Kamis (21/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, didepan Bupati Wajo diperkenalkan kebudayaan kerajaan Galesong dan sejarah dari Balla Barakka itu sendiri. Dimana di Balla Barakka terdapat beberapa peninggalan sejarah seperti keris dan benda pusaka lainnya serta beberapa pesan leluhur yang ditulis dalam tulisan lontara.

Usai memperkenalkan sejarah Balla Barakka, Bupati Takalar bersama Bupati Wajo berbincang bincang dalam podcast yang dipandu oleh Guru Besar Universitas Prof. Aminuddin Salle.

Dalam podcast Bupati Takalar menjelaskan bahwa Kab. Takalar terus berupaya dalam menumbuhkan UMK ditengah pandemi, terkhusus menumbuhkan kebudayaan kearifan lokal seperti songkok guru dengan memberikan spirit dan melihat peluang di pasaran.

Salah satu aspek dari budaya kearifan lokal seperti tulisan lontara, pesan-pesan leluhur serta kelestarian adat.

“Saya berharap dengan kedatangan Bupati Wajo ada simbiosis mutualisme, jadi nilai-nilai budaya dari Kab. Wajo diserap untuk memperkaya 2 budaya”. Harap orang nomor satu di Takalar

Sementara itu, Bupati Wajo menyampaikan bahwa Kabupaten Wajo saat ini telah berbenah dalam melakukan pengembangan dan pelestarian budaya agar pengembangan kebudayaan semakin pesat.

Ditambahkan salah satu nilai kearifan lokal dalam peningkatan ekonomi rakyat di Kabupaten Wajo yaitu pengembangan pengelolaan kain sutra dan lipa sabbe sebagai pelestarian budaya. Dan bagaimana kita bisa memperkenalkan kain sutra kepada semua kalangan, mengingat kain sutra banyak digunakan untuk acara kenegaraan dan acara adat.

“Saya sangat termotivasi dengan Balla Barakka, dan sangat menginspirasi dalam pengembangan sejarah dan kebudayaan,” pungkas Bupati Wajo.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan23 September 2026 12:21
Kalla Institute Masuk Lima Besar KRISAN Fellowship, Perkuat Kampus Inklusif di Makassar
Kalla Institute terpilih sebagai salah satu dari lima perguruan tinggi terbaik dalam Program KRISAN Fellowship, setelah melalui proses seleksi yang di...
News23 September 2026 11:59
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat Breakfast With Leader
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai melalui implementasi program budaya Breakfast With...
Pendidikan23 September 2026 08:10
LAZ Hadji Kalla Gelar Tahfidz Camp, Dorong Generasi Qur’ani di Desa Mundan Enrekang
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla terus mendorong pembinaan generasi Qur’ani melalui program keislaman di desa binaan. Salah satunya melalui Tahf...
Video22 September 2026 21:42
VIDEO: Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas
SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan pemerintah telah melunasi seluruh utang obligasi BLBI kepada Bank Indonesia...