Logo Sulselsatu

Muliati Harap Penataan Pasar Tradisional di Makassar Bisa Lebih Rapi

Asrul
Asrul

Kamis, 21 Oktober 2021 18:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasar-pasar tradisional di Kota Makassar masih semrawut, perlu dilakukan penataan ulang agar lebih rapi.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Muliati mengatakan, Perumda Makassar sebagai ujung tombak pengelolaan pasar harus melakukan hal itu.

“Inikan sudah dilakukan perubahan dari Perusda menjadi Perumda Pasar. Sehingga kita berharap bisa lebih punya kekuatan dan inovasi dalam menata pasar, terutama soal pasar tradisional ya,” kata Muliati dalam acara Sosper nomor 15 tahun 2009 tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern di Hotel Aerotel Smile, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga : Tugas Formatur Rampung, Salman, Irwan Hasan dan Umiyati Disepakati Pimpin PPP Makassar

Muliati mengatakan, perlu penguatan peraturan selain Perda dalam menata pasar-pasar yang ada di Kota Makassar.

Politisi PPP itu juga mengimbau agar pasar tradisional dan modern tidak berdekatan, karena ditakutkan pengunjung lebih memilih ke modern karena penataannya lebih baik.

“Saya kira perlu keseimbangan. Bimbingan ke pelaku UMKM yang ada di pasar tradisional juga harus dilakukan Perumda Pasar supaya dia punya pemahaman soal pentingnya penataan dan pengelolaan pasar,” jelas Muliati.

Baca Juga : Akbar Yusuf Dinilai Sukses Pimpin PPP Makassar, Konsolidasi Partai hingga Pertahankan Kursi DPRD

Mimpi Makassar Kota Dunia kata Muliati akan sulit terwujud bila penataan pasar masih semrawut. Sehingga dibutuhkan kesadaran bersama semua pihak.

Terakhir, Muliati meminta agar Perumda Pasar bisa melakukan pengawasan secara ketat agar marak bermunculan pasar tumpah yang banyak melanggar aturan.

Baca Juga : Dapat Dukungan PAC Kembali Pimpin PPP Makassar, Akbar Yusuf: Saya Serahkan ke DPW dan DPP

“Kan banyak juga kadang tiba-tiba ada Fasum atau Fasos yang langsung dijadikan pasar. Pengelolaannya tidak jelas, justru menimbulkan kemacetam dan macam-macam persoalan. Kami di Komisi B sudaj banyak mendapat aduan soal ini,” demikian Muliati.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...