Logo Sulselsatu

Legislator PPP Muliati Sebut Orang Tua Benteng Utama Masa Depan Anak

Asrul
Asrul

Jumat, 22 Oktober 2021 15:22

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi PPP Muliati menggelar sosialisasi aturan atau produk hukum Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perlindungan Anak di Hotel Aerotel Smile, Jumat (22/10/2021).

Hadir sebagai narasumber selain Muliati, akademisi asal Unhas Muh Ikbal Sultan dan dari kepolisian Basri Ali.

Pada kesempatan itu, Muliati mengatakan masyarakat harus memahami betapa pentingnya perlindungan terhadap anak, kasih sayang orang tua, serta kewajibannya menciptakan generasi penerus yang unggul dan cerdas.

Baca Juga : Akbar Yusuf Dinilai Sukses Pimpin PPP Makassar, Konsolidasi Partai hingga Pertahankan Kursi DPRD

“Jadi kita semua sebagai orang tua patut mengetahui hak anak kita, misalnya hak untuk bermain, pendidikan, perlindungan, dan identitas diri, hak untuk mendapatkan nutrisi bergizi, akses kesehatan, dan rekreasi,” kata Muliati.

Anggota Komisi B DPRD Makassar ini pun menaruh harapan agar kegiatan ini bisa memberi manfaat dan menjembatani masalah yang sering dihadapi warga terutama terkait eksploitasi anak.

Baca Juga : Dapat Dukungan PAC Kembali Pimpin PPP Makassar, Akbar Yusuf: Saya Serahkan ke DPW dan DPP

“Kami tentu berharap bahwa ke depan kita tidak mendengar lagi ada orang tua yang memaksakan anaknya untuk mengemis misalnya, atau eksploitasi anak dalam bentuk yang lain. Peran keluarga benteng terdepan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Muliati melihat dimasa pandemi Covid-19 ini, begitu banyak ditemukan anak-anak yang dipaksa bekerja mencari uang dijalanan.

“Ini kan sangat disayangkan, saat Covid-19 ini justru banyak anak-anak yang dipekerjakan, disuruh mengamen di lampu merah dan tempat-tempat umum lainnya. Tentu harapan legislatif, Perda ini bisa dimaksimalkan oleh seluruh pihak yang berwenang, agar tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Baca Juga : Jelang Muscab, PPP Makassar Perkuat Kebersamaan Lewat Olahraga Padel

Sementara itu, Basri Ali dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa, penyebab utama anak-anak terjerumus dengan kegiatan negatif karena peran orang tua yang tidak maksimal.

“Makanya saya harap bapak dan ibu bisa memberikan pendidikan sejak dini. Utamanya anak yang dibawah umur 18 tahun, karena disitulah rentan menyalahgunakan narkoba, ikut balap liar dan berbagai macam kenakalan remaja yang lain,” tutur Basri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...
News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...