Logo Sulselsatu

Bantu Dongkrak Produktivitas, 148.290 Petani Gabung Program Electrifying Agriculture PLN

Asrul
Asrul

Kamis, 28 Oktober 2021 12:27

Bantu Dongkrak Produktivitas, 148.290 Petani Gabung Program Electrifying Agriculture PLN

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Listrik untuk agrikultur semakin diminati sejak PT PLN (Persero) mendorong program Electrifying Agriculture. Hingga September 2021, jumlah pelanggan program ini telah mencapai 148.290 pelanggan dengan daya terpasang 2.553 MVA.

Tingginya antusiasme ini menjadi bukti program Electrifying Agriculture telah berhasil meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi usaha petani dan peternak serta pelaku usaha perikanan.

PLN mencatat rata-rata penghematan biaya operasional yang dapat dilakukan pelaku usaha agrikultur dapat mencapai 60 persen. Sebuah angka yang diharapkan dapat memperkuat struktur usaha para pegiat agrikultur serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor terkait.

Baca Juga : PLN UIW Sulselrabar Siap Amankan Pasokan Listrik Peresmian Bendungan Karalloe

“Perkembangan pelanggan PLN lewat Electrifying Agriculture sangat menggembirakan. Secara keseluruhan, jumlah pelanggan Electrifyng Agriculture hingga September 2021 mencapai 148.290 pelanggan. Angka yang patut disyukuri dan sangat menggembirakan,” ujar Direktur Niaga dan Manajemen PLN Bob Saril, Kamis (28/10/2021).

Sponsored by MGID

Dia menambahkan, melalui program ini PLN telah mendorong produktivitas pelanggannya, menghadirkan efisiensi biaya produksi, hingga memberikan kemudahan akses listrik dan modal.

Program Electrifying Agriculture yang semula merupakan strategi PLN dalam mendorong peningkatan konsumsi kelistrikan, secara tidak langsung telah mendorong revolusi mental serta struktural di sektor agrikultur. Modernisasi lewat kelistrikan ini telah menghadirkan inovasi bagi pelaku usaha di sektor agrikultur ini.

Baca Juga : Dukung Sektor Pendidikan, YBM PLN Berikan Bantuan Beasiswa kepada 20 Mahasiswa UCM

“Kami berharap kehadiran listrik di tengah sawah, ladang, tambak hingga peternakan membawa berkah dan mendatangkan kesejahterasn bagi pelanggan Electrifying Agriculture,” harap Bob.

Program yang berjalan dari Aceh hingga Papua ini hadir dalam beragam bentuk. Banyak petani beralih dari penggunaan pompa dan mesin penggilingan berbahan bakar diesel ke listrik. Selain itu juga ada petani bawang merah yang mengadopsi teknologi penangkap hama berbasis lampu yang didukung listrik oleh PLN. Salah satunya petani bawang merah di Brebes lewat program Si Kumbang (solusi kWh meter untuk petani bawang) yang dicetuskan PLN UP3 Tegal.

Ada pula cerita sukses petani bunga krisan di Tomohon yang menggunakan rekayasa teknologi lampu hingga peternak ayam yang menggunakan sistem kandang tertutup _(closed house)_ untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Baca Juga : Siap Bangun PLTS di Sulsel, Calon Investor Asal Jepang Temui Andi Sudirman

“PLN berpartisipasi aktif di program ini untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan produktivitas petani. Kedua hal ini akan memudahkan petani _go digital_ untuk menjual produknya di _marketplace,”_ jelas Bob.

Di timur Indonesia, Bob menyebut juga telah hadir Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) pertama yang merupakan bagian dari program ini. ALMA di Maluku dan Maluku Utara diarahkan untuk mendukung pelaku usaha sektor perikanan dan kelautan melalui program Electrifying Marine.

“Seluruh inovasi ini diharapkan mempercepat peralihan energi berbahan fosil ke energi listrik yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Selain itu, tentu saja lewat program ini diharapkan sektor agrikultur di dalam negeri semakin cepat mengalami modernisasi dan memperkuat ekonomi digital Indonesia,” harapnya.

Baca Juga : Siap Bangun PLTS di Sulsel, Calon Investor Asal Jepang Temui Andi Sudirman

Di Sulawesi Selatan Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke 76, program Electrifying Agriculture juga merambah ke Kabupaten Maros. Hal tersebut ditandai dengan peresmian penyalaan listrik untuk pompanisasi sawah. Ada 2 pelanggan petani yang berhasil dinyalakan PLN dengan daya 23.000 VA dan 5.500 VA.

Peresmian teraebut dihadiri oleh Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam dan GM PLN UIW Sulselrabar Awaluddin Hafid.

Dalam sambutannya Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam mengaku bersyukur karena program PLN selaras dengan program pemerintah untuk mensukseskan bidang pertanian.

Baca Juga : Siap Bangun PLTS di Sulsel, Calon Investor Asal Jepang Temui Andi Sudirman

“Kabupaten Maros merupakan salah satu lumbung padi terbesar di Sulawesi Selatan, oleh karena itu kami berharap dengan adanya listrik dari PLN ini dapat memajukan sektor pertanian di Maros sehingga dapat memancing animo milenial untu terjun ke bidang ini,” ungkap Chaidir Syam.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar Awaluddin Hafid menjelaskan bahwa PLN sangat mendukung program Electrifying Agriculture. PLN terus mendorong program-program elektrifikasi yang dapat meningkatkan produktifitas di sektor pertanian.

“Dengan program ini tentu akan mempermudah para petani karena penghematan dan keandalan yang didapat, tidak tanggung-tanggung penghematan yang didapat sebesar 45% dalam satu hari. Kedepannya ada sekitar 1.289 kelompok petani yang menjadi potensi bagi PLN di Kab. Maros” kata Awaluddin.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Adventorial02 Desember 2021 23:28
Plt Gubernur Akui Inovasi Taufan Pawe di Hadapan Kepala Daerah di Sulsel
SULSELSATU.com, Makassar — Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengakui sosok Taufan Pawe sebagai kepala daerah inovatif. Hal itu ia lont...
Makassar02 Desember 2021 23:06
Narasumber di Supermentor, Wali Kota Danny Paparkan Arti Sebuah Kepemimpinan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menjadi pembicara membahas tentang kepemimpinan dalam acara Su...
Makassar02 Desember 2021 20:40
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Mulai Diterapkan TK Islam Athirah 1
SULSELSATU.com, MAKASSAR – TK Islam Athirah 1 siap melakukan pembelajaran tatap muka (TPM) terbatas mulai Desember 2021 ini. Kepala TK Islam Ath...
Sponsored by MGID
Makassar02 Desember 2021 20:21
Difasilitasi ANC Japan dan PT IKI, Plt Gubernur Sulsel Sebut Peluang 10 Ribu Lulusan SMK Bisa Bekerja di Jepang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menyambut baik peluang yang diberikan oleh PT Industri Kapal Indonesia (Persero)...