Logo Sulselsatu

Bank Sulselbar dan Amartha Kerja Sama Dukung Peningkatan Usaha Mandiri Ibu-ibu Pedesaan

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 12 November 2021 05:39

Konferensi pers Kerja Sama Bank Sulselbar dan Amartha dalam menyalurkan Pembiayaan Bagi Ibu-ibu di Pedesaan ( Sulselsatu.com / Sri Wahyudi Astuti)
Konferensi pers Kerja Sama Bank Sulselbar dan Amartha dalam menyalurkan Pembiayaan Bagi Ibu-ibu di Pedesaan ( Sulselsatu.com / Sri Wahyudi Astuti)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Amartha sebagai lembaga pembiayaan menggandeng Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar memberikan peluang bagi ibu-ibu pedesaan meningkatkan usaha.

Kerja sama keduanya berupa pemberian pembiayaan bagi ibu-ibu pedesaan yang ingin memulai usaha. Bank Sulselbar dalam hal ini menyiapkan dana bagi Amartha agar disalurkan kepada debitur.

Rencananya, Bank Sulselbar menyiapkan dana Rp100 miliar yang siap disalurkan selama tahun 2021 ini. Bank Sulselbar dan Amartha berkolaborasi menyalurkan pembiayaan bagi ibu-ibu yang memiliki usaha mikro dan ultra mikro.

Baca Juga : Bank Sulselbar Raih TOP Digital PR Award 2026, Perkuat Reputasi di Era Digital

Direktur dan IT Bank Sulselbar, Irmayanti Sulthan mengatakan, kerja sama dengan Amartha ini karena memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan dampak kepada masyarakat dan pembangunan.

“Targetnya tahun ini, Bank Sulselbar akan menyiapkan Rp100 miliar jika izin dari OJK sudah keluar. Kerja sama ini diharap dapat menjangkau nasabah yang tidak dapat dijangkau oleh Bank Sulselbar, mampu menjadi perpanjangan tangan,” jelasnya di konferensi pers di Hotel The Rinra, Kamis, (11/11/2021).

Untuk diketahui, Amartha adalah lembaga pembiayaan yang menyasar usaha mikro dan ultra mikro. Usaha ini dikhususkan bagi ibu-ibu yang ada di pedesaan.

Baca Juga : Bank Sulselbar Resmikan Kantor Cabang Syariah Maros, Perkuat Ekosistem Berbasis Syariah

Amartha memilih mendanai perempuan atau ibu-ibu karena bisa memberikan dampak besar baik itu di keluarga, bahkan di lingkungan dan ekonomi.

Irmayanti menjelaskan, dengan adanya kerja sama dengan Amartha ini memberikan kemudahan bagi Bank Sulselbar untuk tidak lagi membuka kantor cabang. Mengingat fokus Amartha hanya pada pembiayaan mikro dan ultra mikro di pedesaan.

“Dengan Amartha ini, ibu-ibu bisa menjadi mandiri. Dengan begitu, apabila ada nasabah yang ingin mendapatkan kredit lebih besar lagi diluar segmen mikro dan ultra mikro, Bank Sulselbar akan masuk disitu,” bebernya.

Baca Juga : Bank Sulselbar Borong Dua Penghargaan Gerak Syariah OJK 2026

Sementara itu, Chief Risk and Sustainable Officer Amartha, Aria Widyanto mengatakan, di Sulawesi memiliki banyak ibu-ibu tangguh. Pemulihan ekonomi ibu-ibu di Sulawesi lebih cepat.

“Menyasar ibu-ibu pedesaan karena kita memiliki segmen mikro dan ultra mikro. Amartha menyiapkan pembiayaan modal kerja bagi ibu-ibu di pedesaan, apalagi potensi ibu-ibu di Sulawesi sangat besar,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Sri Wahyudi Astuti
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....