Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Usulkan Pemkot Tambah 300 Orang Tenaga Kontrak

Asrul
Asrul

Sabtu, 13 November 2021 13:19

Hasanuddin Leo. (ist)
Hasanuddin Leo. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar meminta agar Pemerintah Kota bisa menambah tenaga kontrak.

Tenaga kontrak tersebut akan ditempatkan di 2 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Jumlahnya sebanyak 300 orang atau 150 tenaga Kontrak untuk masing-masing OPD.

“Penambahan personel satpol PP Kota Makassar sebanyak 150 orang, dan penambahan di Dinas Pehubungan sebanyak 150 orang,” kata Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Makassar Hasanuddin Leo.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

Hal ini kemudian bertolak belakang dengan rencana Pemerintah Kota Makassar yang akan melakukan pemangkasan tenaga kontrak atau honor pada Desember mendatang lantaran dianggap membenani APBD.

Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Daerah Kota Makassar Helmy Budiman saat ditanya terkait potensi penambahan mengaku masih akan mengkaji lebih lanjut usulan tersebut.

“Kita patut apresiasi, tetapi kita tidak bisa lupa ada kondisi kemampuan keuangan daerah. Karena kalau bertambah personel tentu teman-teman yang lain akan membebani,” ujarnya.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Idealnya kata dia penambahan tersebut dapat dilakukan dengan kondisi tanpa membebani APBD. Sehingga diperlukan formulasi khusus agar rencana tersebut dapat terealisasi

Apalagi Pemerintah Kota Makassar tengah merencanakan pembenahan tenaga kontrak Desember mendatang agar pengerjaan dan anggaran bisa berjalan dengan efektif.

Lebih lanjut usulan kenaikan Tenaga Kontrak tersebut diakuinya sangat beralasan. Di lingkup Dinas Perhubungan misalnya, OPD tersebut dianggap membutuhkan banyak personel lantaran bekerja langsung mengkomodir kemacetan di lapangan.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

“Jadi kita akan panggil OPD terkait untuk membicarakan bagaimana formulasi yang tepat,” lanjutnya.

Selain itu, dia mengatakan skema lainnya dapat dipertimbangkan lewat pelimpahan tenaga kontrak dari OPD lain.

“Kita akan terbitkan regulasinya untuk kemudian dilakukan evaluasi, utamanya di tingkat kecamatan kan. Ini bisa dialihkan misalnya ke Dishub karena memang mereka butuh banyak,” tuturnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...