Logo Sulselsatu

Wali Kota Parepare Terima Kunker Komisi VIII DPR RI

Andi Fardi
Andi Fardi

Rabu, 17 November 2021 19:30

Wali Kota Parepare Terima Kunker Komisi VIII DPR RI

SULSELSATU.com, Parepare — Tim Komisi VIII DPR RI dipimpin Dr.H. Ace Hasan Syadzily melakukan kunjungan kerja spesifik yang diterima oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe di Ruang Pola, Kantor Setdako, Rabu (17/11/2021).

Kunker itu dalam rangka pengawasan program perlindungan bantuan sosial di Kota Parepare.

Turut hadir Samsu Niang, Matinda Rumambi, Arwan M. Aras, Ina Ammania, Muhammad Ali Ridha, Idah Syahidah Rusli Habibie, Jefry Romdonny, Sri Wulan, Nurhuda, Hasani Bin Zuber, dan Muhammad Rizal.

Kesempatan itu, Dr.H. Ace Hasan Syadzily memuji keberhasilan Wali Kota Parepare (Taufan Pawe) dalam mengendalikan dan menangani penyebaran Covid-19.

Sponsored by MGID

“Sebagai kota niaga, Taufan Pawe berhasil mengendalikan Covid-19 di Parepare, dan itu patut mendapat apresiasi,” ujar Ketua DPP Partai Golkar itu.

Bahkan, lanjut Ketua Golkar Institute ini berharap, pemerintah daerah di Indonesia bisa mengunjungi Kota Parepare untuk belajar dalam penanganan Covid-19, dan inovasi-inovasi untuk mensejahterahkan masyarakat.

“Apa yang dilakukan Pak Walikota (Taufan Pawe) patut dicontoh oleh pemeritah derah lain. Penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat di Kota Parepare sangat baik,” bebernya.

Dia berkeyakinan, dibawah kepemimpinan Taufan Pawe, Parepare mampu bangkit. Karena kunci dari pemulihan ekonomi adalah berhasil menangani kesehatan.

“Saya lihat di Parepare per tanggal hari ini positivity rate-nya 0,0 persen. Ini yang harus kita apresiasi dari apa yang dilakukan pemerintah daerahnya,” katanya.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, kunjungan Komisi VIII DPR RI di Kota Parepare merupakan suatu kehormatan besar baginya.

“Saya secara pribadi dan atas nama masyarakat merasa bangga pada pertemuan ini. Saya sudah delapan tahun menjadi Walikota, namun baru kali ini ada kunjungan atas nama komisi,” ungkapnya.

Taufan Pawe menjelaskan, Pemkot Parepare telah berkomitmen mengawal bantuan sosial. Bahkan sejak awal pemerintahannya, pihaknya mengedepankan program-program bantuan sosial.

“2014 dulu ada istilah beras raskin yang harus ditebus Rp24 ribu. Tapi karena komitmen, saya mengeluarkan kebijakan menggratiskan raskin itu dan antar sampai depan rumah warga,” pungkasnya.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar28 November 2021 01:36
Amson Padolo Tekankan Perlunya Tata Kelola Data Pemerintah Terintegrasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Sulawesi Selatan Amson Padolo m...
Sulsel27 November 2021 22:11
Pemda Gowa dan Polda Sulsel Kolaborasi Percepat Cakupan Vaksinasi
SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Polda Sulawesi Selatan kolaborasi mempercepat cakupan vaksinasi di wilayah tersebut. De...
Sulsel27 November 2021 20:15
Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Sulsel Baru 28,45 Persen
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Capaian vaksinasi Covid-19 di Sulsel terus digenjot. Untuk dosis 1 di provinsi Sulsel tercatat hingga hari ini Sabtu...
Sponsored by MGID
Makassar27 November 2021 20:00
Rektor UNM Menerima Kunci Secara Simbolis Rumah Grand Pinisi UNM dari Developer
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) secara resmi menerima kunci secara simbolis perumahan Grand Pinisi UNM dari Develop...