Logo Sulselsatu

Dana Transfer Gowa Rp1,40 Triliun untuk Penanganan Covid dan Pembangunan Strategis

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 04 Desember 2021 14:00

Pemkab Gowa menerima dana transfer sebesar Rp1,40 triliun yang akan digunakan untuk penanganan Covid-19 (dok. Pemkab Gowa)
Pemkab Gowa menerima dana transfer sebesar Rp1,40 triliun yang akan digunakan untuk penanganan Covid-19 (dok. Pemkab Gowa)

SULSELSATU.com, GOWA – Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni menerima Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022 Sulsel sebesar Rp1,40 triliun.

Penyerahan diserahkan langsung oleh Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di Ruang Rapat Pimpinan Gubernur Sulsel, Jumat (3/12).

Abd Rauf mengatakan anggaran tersebut masih diperuntukkan untuk penanganan Covid-19 seperti pemulihan ekonomi dan reformasi struktural yang akan dijabarkan dalam pagu anggaran masing-masing kegiatan oleh SKPD.

“Hari ini seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan menerima dana tansafer daerah dan dana desa yang digunakam masih pada penanganan Covid-19 dan prioritas pembangunan yang bersifat strategis,” ungkapnya, Sabtu, (4/12/2021).

Lebih lanjut, ia meminta agar seluruh kabupaten/kota untuk lebih mempercepat penyerapan anggaran. Pasalnya, menurut Menteri Keuangan RI, tahun 2021 ini merupakan tahun paling lambat penyerapan anggaran hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kita terus berupaya mempercepat penyerapan anggaran kita salah satunya membuat skema penjadwalan, khususnya belanja modal yang meskipun juga dipengaruhi juknis pelaksanaan dana tertentu yang kadang masih lambat, oleh karena itu untuk tahun 2022 kita menyiapkan skema penyusunan jadwal yang lebih cepat sehingga pelaksanaan adminstrasi belanja modal bisa dilaksanakan lebih awal di 2022,” lanjut Abd Rauf.

Olehnya, ia berharap kedepan tidak lagi terjadi penundaan-penundaan dan pembatasan seperti yang terjadi sebelumnya agar seluruh tahapan yang telah direncanakan berjalan sesuai mestinya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Taufik Mursad mengatakan, dana transfer pada beberapa daerah mengalami penurunan termasuk di Kabupaten Gowa. Hal ini dipengaruhi sejumlah komponen yang dulunya berada pada posisi pendapatan dan lain-lain sudah masuk ke komponen belanja DAK.

“Kemudian dana transfer umum juga pada beberapa komponen mengalami penurunan yang disebabkan oleh kemampuan negara, yang akhirnya juga mengalami penurunan sehingga secara merata terjadi penurunan di beberapa daerah terkait dana transfer ke daerah ini,” tambahnya.

Saat ini kata Taufik, penyerapan anggaran Kabupaten Gowa per tanggal 30 November sudah diangka 66 persen, dan akan terus dilakukan upaya maksimal dalam peningkatan penyerapan sesuai dengan realisasi kegiatan yang masih bisa dilaksanakan.

“Penyerapan tahun ini di angka 66 persen per 30 November, ini disebabkan oleh beberapa kondisi seperti PPKM yang menyebabkan beberapa kegiatan yang harusnya berjalan ditunda akibat pembatasan kegiatan, terjadi refocussing selama 2 kali pada saat pelaksanaan anggaran sehingga tidak bisa dilaksanakan tepat waktu karena membutuhkan penyesuaian-penyesuaian termasuk administrasi,” jelasnya.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meminta agar bisa memaksimalkan anggaran dari pusat ini. Menurutnya, Presiden RI memberikan banyak catatan mengenai anggaran di kas daerah yang belum dibelanjakan.

“Inilah yang menjadi topik perhatian, menurut hitungan Kemenkeu dari tahun ketahun inilah tahun yang masih banyak tertinggal di kas daerah. Salah satu kekhawatiran pusat, anggaran yang sudah memiliki porsi belanja dan harusnya terserap masih tertinggal di kas akhirnya tidak bisa dibelanjakan,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...