SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bank Pembangunan Daerah Sulselbar (Bank Sulselbar) terus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. Khusus bagi nasabah prioritas, Bank Sulselbar meresmikan Kantor Kas Priority di Jalan Hertasning Kota Makassar.
Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Sulselbar, Rosmala Arifin mengungkapkan, Kantor Kas Priority tersebut berada di bawah supervisi Kantor Cabang Utama Makassar. Bedanya dengan kantor kas lain adalah pelayanannya hanya bagi nasabah prioritas sehingga lebih eksklusif dan istimewa.
“Sasaran kita tentunya kita mau memberikan pelayanan yang lebih baik kepada nasabah terutama yang masuk kategori priority,” ungkap Rosmala, Selasa, (21/12/2021).
Baca Juga : Bank Sulselbar Raih TOP Digital PR Award 2026, Perkuat Reputasi di Era Digital
Adapun nasabah yang masuk kategori priority di Bank Sulselbar, salah satu syaratnya memiliki Asset Under Management (AUM) minimal senilai Rp500 juta, baik itu tabungan, giro maupun deposito.
“Bisa blended, misal punya giro Rp300 juta dan tabungan Rp200 juta, sudah bisa masuk menjadi nasabah Priority Bank Sulselbar,” tegas Rosmala.
Tak hanya menghadirkan fasilitas tambahan untuk memberikan kenyamanan kepada nasabah prioritas, Bank Sulselbar juga memastikan akan terus meningkatkan layanan. Termasuk menggagas Priority Banking yang diproyeksi akan mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum memasuki tahun 2022.
Baca Juga : Bank Sulselbar Resmikan Kantor Cabang Syariah Maros, Perkuat Ekosistem Berbasis Syariah
“Harapannya Priority Banking bisa kita luncurkan bersamaan dengan hari ulang tahun (HUT) Bank Sulselbar pada tanggal 13 Januari,” beber Rosmala.
Hingga saat ini, nasabah prioritas Bank Sulselbar sudah mencapai lebih dari 1.000-an rekening. Harapannya, dengan peresmian Kantor Kas Priority di Jalan Hertasning itu bisa mendorong pertumbuhan jumlah nasabah.
“Kalau dilihat secara keseluruhan nasabah kita ada sekitar 42 ribuan, nasabah Priority lebih 1.000 tapi memang secara saldo lebih besar,” ungkapnya.
Baca Juga : Bank Sulselbar Borong Dua Penghargaan Gerak Syariah OJK 2026
Pemimpin Divisi Dana dan Jasa Bank Sulselbar, Edwin Syamsuddin menguraikan meski jumlah nasabah prioritas jauh lebih rendah daripada nasabah non prioritas, tapi saldo yang mereka tempatkan di Bank Sulselbar jauh lebih besar. Dari 1.000 nasabah prioritas tersebut, berkontribusi sekitar 30 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Sulselbar.
“Makanya ini harus dikelola dengan baik oleh bank. Kita harus memberikan pelayanan yang selayaknya nasabah itu dapatkan,” ungkap Edwin.
Dari total nasabah tersebut, Makassar masih mendominasi. Meski demikian, ada sejumlah kabupaten dan kota yang memiliki potensi yang menjanjikan. Salah satunya Kota Palopo.
Baca Juga : Bank Indonesia Dorong Ekosistem Halal Lewat Forum Ekonomi Syariah 2026 di Sulsel
“Tidak menutup kemungkinan kalau memang jumlah prioritas di kabupaten kota itu sudah cukup banyak, itu kita akan membuka outlet atau fasilitas khusus, misalnya di Cabang Palopo,” jelasnya
Dengan hadirnya Kantor Kas Priority tersebut, dia mengaku pihaknya menargetkan pertumbuhan minimal 30 persen penambahan nasabah prioritas baru pada tahun 2022 mendatang. “Kami menargetkan tumbuhnya minimal 30 persen di tahun pertama,” pungkas Edwin.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar