Logo Sulselsatu

Sebanyak 499.376 Merchant di Sulsel Telah Menggunakan QRIS

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 25 Desember 2021 16:12

Implementasi QRIS di salah satu pusat perbelanjaan di Makassar (istimewa)
Implementasi QRIS di salah satu pusat perbelanjaan di Makassar (istimewa)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) mencatat penggunaan QR Code Indonesia Standard (QRIS) di Sulsel hingga 17 Desember 2021 sebanyak 499.376 merchant.

Jumlah tersebut menjadikan Sulsel sebagai provinsi dengan jumlah merchant QRIS terbanyak di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Menempati urutan ke-7 secara nasional.

Dari 499.376 merchant QRIS di Sulsel, 82,95 persen atau 414.217 diantaranya merupakan para pelaku UMKM.

Baca Juga : MaRI Piknik 2026 Hadirkan Turnamen FIBA 3×3 dan Ruang Kreativitas Anak Muda

Direktur BI Sulsel, Rudy Bambang Wijanarko mengatakan, salah satu upaya mendorong penggunaan QRIS oleh masyarakat adalah pelaksanaan program pasar atau pusat perbelanjaan Sehat, Inovatif, Aman Pakai QRIS (S.I.A.P QRIS).

“Pada 15 November 2021, Walikota Makassar telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang menghimbau pasar dan pusat perbelanjaan di wilayah Kota Makassar untuk mengimplementasikan QRIS,” jelasnya, Sabtu, (25/12/2021).

QRIS kata Rudy, merupakan kanal pembayaran digital yang dapat digunakan oleh masyarakat, sama halnya seperti mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Electronic Data Capture (EDC). QRIS dikembangkan oleh Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Baca Juga : MaRI Resmi Mulai Perluasan Mal dan Bangun Apartemen, Target Selesai 2028

Menurutnya, QRIS memberikan kemudahan dan manfaat bagi pengguna, baik kepada masyarakat umum maupun para pelaku usaha. Bagi masyarakat umum, QRIS menawarkan metode pembayaran yang aman dan terlindungi karena diawasi langsung oleh Bank Indonesia.

“Transaksi pembayaran juga menjadi cepat, mudah, murah, dan efisien tanpa uang kembalian. Tidak kalah penting, transaksi pembayaran menjadi lebih higienis karena bisa dilakukan tanpa kontak fisik,” pungkasnya.

Bagi para pelaku usaha lanjutnya, cukup memiliki satu QR code saja untuk menerima transaksi pembayaran. Transaksi keuangan langsung tercatat, dan terbebas dari risiko uang palsu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News13 Juni 2026 15:48
OJK Gandeng TPAKD Mamuju Dorong Literasi Keuangan Nelayan dan UMKM Daerah Pesisir
Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) bersama Industri Jasa Keuangan Syariah serta Tim Percepatan Akses ...
News13 Juni 2026 15:30
Beredar Dugaan Permintaan Dana ke Desa, Camat Sanrobone: Tidak Pernah Meminta
SULSELSATU.com, TAKALAR— Isu dugaan permintaan dana sebesar Rp5 juta per desa oleh Camat Sanrobone, Irham Latif, untuk pembayaran tagihan listri...
News13 Juni 2026 14:39
AHM Resmi Buka AHASS TEFA, Siswa SMK Kini Belajar Langsung Standar Industri
PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor Jawa Tengah meresmikan Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kabupaten Kendal...
Makassar13 Juni 2026 13:38
Kunjungi Warga di Kecamatan Pulau Sangkarang, Munafri Salurkan Bantuan Beasiswa Rp2,1 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar terus menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menjawab asp...