Logo Sulselsatu

Fraksi Hanura Anggap Perlu Regulasi untuk Mengatur BPD di Luwu Timur

Andi
Andi

Selasa, 28 Desember 2021 09:37

Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur. Ist
Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur. Ist

SULSELSATU, LUWU TIMUR – Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur digelar dalam rangka Pandangan Umum Fraksi terhadap Ranperda Tahap III Propemperda.

Rapat dipimpin Langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur H.Usman Sadik,S.Sos dan didampingi oleh ketua Bapemperda H.M Sarkawi Hamid,M.Si serta dihadiri anggota DPRD Luwu Timur. Senin (27/12/2021). Rapat digelar ruangan sidang Paripurna DPRD Luwu Timur.

Baca Juga : Sekretariat DPRD Luwu Timur Gelar Rapat Internal Bahas Pemusnahan Arsip Inaktif

Dihadiri Bupati Luwu Timur Drs.H.Budiman,M.Pd dan unsur Forkopimda serta OPD lingkup pemkab Luwu Timur.

Fraksi Hanura memberikan pandangan terkait dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perlu adanya regulasi yang mengaturnya. Agar memiliki landasan hukum bagi anggota BPD dalam menjalan tugas dan wewenangnya.

Ketua Fraksi Hanura, Rully Heryawan,A.Ma mengatakan salah satu fungsi tugas dan wewenang BPD yaitu melaksanakan monitoring dan evaluasi kinerja kepala Desa.

Baca Juga : PT Vale Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Lioka dan Timampu

“Oleh karena itu Fraksi Hanura nantinya akan mengusulkan satu pasal dalam ranperda tersebut yang mengatur fungsi tugas dan wewenang BPD,” jelas Rully.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Sucipto
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....