Logo Sulselsatu

Bingung Mau Pakai Meteran Prabayar atau Pascabayar? Simak Perbedaannya Menurut GM PLN Sulselrabar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 03 Februari 2022 11:30

GM PLN Sulselrabar, Awaluddin Hafid saat hadir di acara podcast Sulselsatu.com (tangkapan layar podcast Sulselsatu.com)
GM PLN Sulselrabar, Awaluddin Hafid saat hadir di acara podcast Sulselsatu.com (tangkapan layar podcast Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penggunaan meteran antara pascabayar dan prabayar memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Keduanya menawarkan keunggulan yang tidak dimiliki satu sama lain.

Namun, sebelum memilih ingin menggunakan pascabayar atau prabayar sebaiknya mengenal lebih dekat apa yang ditawarkan.

Baca Juga : VIDEO: Aksi Demo Depan Kantor PLN Sulselrabar Dibubarkan Paksa oleh Polisi

Meteran pascabayar adalah meteran yang cocok digunakan masyarakat yang tidak banyak menghabiskan waktu di luar rumah.

Dengan menggunakan meteran pascabayar, masyarakat tidak lagi disusahkan untuk selalu mengisi voucer listrik.

Masyarakat bisa menggunakan listrik sepuasnya dan diharuskan membayar tagihan tanggal 20 untuk setiap bulannya.

Baca Juga : Dukung Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark, PLN Hadirkan Perahu Listrik

Namun, kekurangan dengan menggunakan pascabayar ini adalah tidak dapat mengontrol pemakaian listriknya.

Menggunakan meteran pascabayar, masyarakat harus menggunakan energi minimal 40 jam nyala.

Jika kurang dari yang ditetapkan, masyarakat akan tetap membayar sesuai batas minimumnya.

Baca Juga : Ditunjang Fasilitas Memadai, Kendaraan Listrik Semakin Diminati di Makassar

Sementara itu, meteran prabayar menawarkan kelebihan yang dimana setiap penggunaan listrik dapat dikontrol.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan prabayar karena dapat dikontrol pemakaiannya. Prabayar ini juga disebut sebagai listrik pintar,” kata GM PLN Sulselrabar, Awaluddin Hafid dikutip dari kanal Youtube Sulselsatu.com, Kamis, (3/2/2022).

Mengapa dikatakan listrik pintar, kata Awaluddin, dengan prabayar dapat mengontrol pemakaian, sehingga bisa mengurangi penggunakan listrik.

Baca Juga : PLN Listriki 3.339 pelanggan di 71 Desa Terpencil Sulawesi Barat

Masyarakat bisa membatasi penggunaan listrik sesuai dengan keinginan.

Namun, kekurangan yang dimilikinya adalah harus selalu dipantau setiap saat.

“Kalau prabayar tidak ada batas minimum penggunaan listrik. Bayar berapa, pakai juga berapa,” bebernya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....
Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...