Logo Sulselsatu

PKK Gowa Bentuk Kader Pro Sehat Kendali Covid-19

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 08 Februari 2022 13:51

PKK Gowa bentuk kader pro sehat kendali Gowa (dok. Pemkab Gowa)
PKK Gowa bentuk kader pro sehat kendali Gowa (dok. Pemkab Gowa)

SULSELSATU.com, GOWA – Mendukung pencegahan Covid-19 serta mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 demi mewujudkan herd immunity masyarakat, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa membentuk Kader Pro Sehat Kendali Covid-19.

Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Gowa, Hj. Mussadiyah Rauf mengatakan, pembentukan ini untuk menindaklanjuti arahan dari TP PKK Pusat.

Dirinya menyebutkan sebanyak 50 Ketua TP PKK Desa dan Kelurahan ditunjuk menjadi Kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

“Kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19 akan membantu melakukan perubahan perilaku sehat pada masyarakat sesuai dengan standar protokol kesehatan,” ujarnya di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (8/2/2022).

Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, istri Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni ini menilai bahwa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) berupa perilaku hidup sehat sesuai dengan standar protokol kesehatan sangat dibutuhkan.

“Kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19 ini diharapkan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” harapnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Suharyanto mengatakan perubahan perilaku masyarakat hingga saat ini masih menjadi pencegahan dari hulu yang paling efektif dan termudah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Kerjasama yang kuat dari semua pihak, khususnya peran kader PKK dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat tentu masih sangat dibutuhkan. Perubahan perilaku merupakan upaya membangun normal sosial perilaku adaptif masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Lanjutnya, kelompok terkecil di masyarakat yang berperan penting dalam mendorong perubahan perilaku adalah keluarga. Olehnya setiap anggota keluarga khususnya ayah dan ibu diharapkan dapat manjadi teladan bagi anggota lain khususnya menjadi contoh dalam penerapan protokol Kesehatan.

Baca Juga : Perumda AM Tirta Jeneberang Setor Dividen Rp3,49 Miliar ke Pemkab Gowa

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...
News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...